Manajemen Semen Padang FC mengumumkan pemecatan pelatih Dejan Antonic usai hasil minor melawan PSIM Yogyakarta/Foto: Media Semen PadangIndoragamnewscom, JAKARTA– Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, memastikan manajemen klub mengambil langkah tegas dengan memecat pelatih kepala Dejan Antonic menyusul rentetan hasil buruk yang diraih Kabau Sirah dalam beberapa laga terakhir.

Keputusan ini diumumkan kurang dari 24 jam setelah tim gagal meraih kemenangan atas PSIM Yogyakarta di Stadion Haji Agus Salim, Rabu (4/3/2026) malam.
Andre menyatakan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap performa tim menjadi dasar pergantian pelatih tersebut. Ia bahkan menjanjikan bahwa pengganti Dejan Antonic akan diperkenalkan kepada publik sebelum waktu berbuka puasa pada hari yang sama.
“Sebelum buka puasa, tunggu pengumuman pelatih baru,” ujar Andre pada Rabu malam (4/3/2026).

Dalam pernyataannya, Andre juga menyampaikan harapannya agar tim dapat segera bangkit di laga selanjutnya. “Besar harapan saya, pada pertandingan selanjutnya saat melawan PSBS Biak, tim dapat tampil lebih solid, penuh semangat juang, dan mampu meraih hasil terbaik. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh suporter agar Semen Padang bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangan,” tulisnya.
Keputusan manajemen mengakhiri kebersamaan dengan pelatih asal Serbia itu cukup beralasan jika melihat performa tim akhir-akhir ini. Dalam unggahan di akun Instagram resmi @semenpadangfcid, manajemen menuliskan, “Kebersamaan tim Kabau Sirah dengan Coach Dejan Antonic harus berakhir. Keputusan ini diambil manajemen Semen Padang FC setelah melakukan pertimbangan dan diskusi dengan penasihat tim. Thanks Coach Dejan Antonic”.
Dari sejumlah pertandingan terakhir, tim kebanggaan Urang Awak itu hanya mampu meraih satu kemenangan saat menghadapi Persita Tangerang. Selebihnya, Semen Padang harus puas dengan hasil imbang dan menelan kekalahan telak 0-4 dari Bhayangkara Presisi Indonesia FC.
Teranyar, mereka kembali gagal meraih poin penuh setelah bermain imbang 0-0 kontra PSIM Yogyakarta di kandang sendiri, meski unggul jumlah pemain sejak menit ke-38 setelah pemain lawan diganjar kartu merah.
Secara statistik, kondisi tim memang mengkhawatirkan. Dari 24 laga yang telah dimainkan di Super League musim ini, Semen Padang FC baru mampu mencetak 19 gol dan sudah kebobolan 41 gol, dengan selisih minus 22 gol. Saat ini, Kabau Sirah terpuruk di peringkat ke-18 atau dasar klasemen dengan 16 poin, sama dengan Persis Solo namun kalah selisih gol.
Laga selanjutnya melawan PSBS Biak pada Senin (9/3/2026) akan menjadi ujian pertama bagi pelatih baru sekaligus momentum krusial untuk keluar dari zona degradasi. PSBS sendiri saat ini berada di peringkat ke-16 dengan 18 poin, hanya dua poin di atas Semen Padang.






