Senggol Motor di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah - 05 Mei 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Pegawai toko roti berinisial A tewas setelah dibacok di Jalan Pedongkelan Belakang, Kapuk, Cengkareng, Senin (4/5/2026) siang. Polisi menangkap pelaku berinisial RS kurang dari 12 jam kemudian di Kabupaten Bogor. Motifnya: senggolan sepeda motor.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.40 WIB. Korban yang tengah berjalan kaki disebut polisi tidak sengaja menyenggol motor pelaku. Pelaku yang langsung emosi berteriak, “Kamu tuh, rusak motor saya” .

Korban sempat meminta maaf. Namun permintaan itu tak dihiraukan. Pelaku yang disebut polisi selalu membawa senjata tajam langsung menghunus celurit dan membacok dada kiri korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan penangkapan tersebut. “Benar, terduga pelaku pembacokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Cengkareng sudah diamankan,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat bergerak setelah menerima laporan. Olah TKP, pemeriksaan saksi, dan penelusuran CCTV dilakukan. Dari situ, identitas pelaku terendus.

Pelaku ditangkap sekitar pukul 22.00 WIB hingga 23.00 WIB di wilayah Kabupaten Bogor—ada yang menyebut Jasinga, ada yang menyebut lokasi umum Bogor . RS kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung menyebut polisi tidak menemukan motif dendam lama. “Setelah itu kejadian lah. Jadi ‘senggol bacok’,” kata Arfan menirukan kronologi.

Selain pelaku, polisi mengamankan barang bukti: satu unit sepeda motor Honda Mio putih biru, satu bilah celurit, helm, pakaian pelaku saat kejadian, serta rekaman CCTV di lokasi.

Pelaku sempat berusaha menyembunyikan senjata tajam usai aksi, namun tim gabungan berhasil menemukannya . Penyidik kini masih mendalami kasus, melengkapi administrasi, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Proses hukum terhadap terduga pelaku akan dilakukan secara profesional dan proporsional,” ujar Budi

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 days ago
1 month ago
1 month ago
1 month ago
1 month ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!