Anggota BURT DPR RI Irma Suryani Chaniago saat melakukan kunjungan kerja spesifik ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah di Denpasar Bali/Foto: Humas DPR RIIndoragamnewscom, JAKARTA-Badan Urusan Rumah Tangga atau BURT DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar, Bali, pada Senin (16/2/2026).

Delegasi yang dipimpin oleh Anggota BURT DPR RI Irma Suryani Chaniago ini bertujuan mengevaluasi kualitas layanan kesehatan bagi para wakil rakyat beserta keluarganya. Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program jaminan kesehatan yang dikelola oleh lembaga tersebut.
Irma menegaskan bahwa fasilitas kesehatan rujukan harus memiliki standar pelayanan yang konsisten dan prima untuk menunjang tugas konstitusional para anggota dewan.
Fokus utama dalam peninjauan ini adalah memastikan tidak adanya hambatan prosedur medis bagi pasien, terutama dalam situasi darurat. Irma menekankan bahwa sistem birokrasi di rumah sakit tidak boleh menjadi penghalang bagi penanganan medis yang cepat.

“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan kepada Anggota DPR RI berjalan sesuai standar dan semakin meningkat kualitasnya,” ujar Irma a usai pertemuan.
Anggota Komisi IX DPR RI ini juga menggarisbawahi bahwa pengawasan yang dilakukan melampaui urusan administratif karena pihaknya ingin melihat langsung implementasi pelayanan di lapangan.
Dalam dialog bersama manajemen rumah sakit, Irma menyoroti aspek kecepatan dan ketepatan layanan medis agar setara dengan standar rumah sakit rujukan nasional lainnya.
“Kecepatan penanganan menjadi kunci. Jangan sampai ada kendala birokrasi yang justru menghambat pasien mendapatkan tindakan medis,” tegas politisi Fraksi Partai NasDem tersebut.
Selain mengevaluasi kekurangan, ia turut mengapresiasi ketersediaan sarana dan prasarana di RSUP Ngoerah yang dinilai telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan di wilayah Bali.
Aspek transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan fasilitas kesehatan juga menjadi poin krusial dalam pertemuan tersebut. BURT DPR RI berupaya memastikan bahwa kerja sama dengan pihak rumah sakit dikelola secara terbuka guna menjaga kepercayaan publik.
“Semua harus transparan, baik dari sisi pelayanan maupun pembiayaan, sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat,” jelas Irma.
Menurutnya, akuntabilitas ini sangat penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam penggunaan fasilitas negara bagi kepentingan medis anggota dewan.
Manajemen RSUP Ngoerah turut memaparkan berbagai tantangan infrastruktur dan kebutuhan dukungan teknologi kesehatan yang saat ini dihadapi. Menanggapi keluhan tersebut, Irma menyatakan akan membawa masukan tersebut ke internal BURT DPR RI untuk dicarikan solusi konkret.
Ia berpendapat bahwa jaminan kesehatan yang komprehensif berbanding lurus dengan kelancaran tanggung jawab para anggota dewan kepada rakyat.
“Anggota DPR RI memiliki tanggung jawab besar kepada rakyat, sehingga kondisi kesehatan mereka harus terjamin dengan baik,” tuturnya menutup agenda kunjungan di Denpasar.






