Pacific Caesar Tumbang, Kesatria Bengawan Solo Paksa Masuk Playoff Zone

2 menit membaca
Dede Idrus
News, Olahraga - 09 Feb 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Pekan kelima IBL GoPay 2026 semakin memperjelas jurang pemisah. Pacific Caesar Surabaya kembali tumbang, kali ini dari Kesatria Bengawan Solo dengan skor 93-68, Minggu (8/2/2026) malam.

Kekalahan ini mengukuhkan rekor buruk Pacific 0-8 tanpa kemenangan, meneman Satya Wacana Salatiga di dasar klasemen. Sebaliknya, kemenangan ini menjadi tiket penting bagi Kesatria untuk mendorong diri ke zona playoff dengan menduduki peringkat kedelapan (2-6).

Kemenangan Kesatria bukan kebetulan. Mereka menunjukkan konsistensi dan perbaikan performa, khususnya dalam akurasi tembakan dan kontribusi bangku cadangan, untuk mengatasi kelelahan Pacific yang menjalani back to back game.

Kesatria Bengawan Solo tampil sebagai tim yang lebih terorganisir. Mereka mendominasi area paint dengan mencetak 46 poin, ditambah 18 poin fast break dan 15 poin second chance. Dominasi ini dimotori oleh frontcourt tangguh mereka.

Deon Thompson menjadi tulang punggung dengan 21 poin dan 16 rebound, didukung solid oleh Kentrell Barkley yang meraih double-double 20 poin dan 16 rebound. Rotasi yang tepat juga terlihat dari kontribusi bangku cadangan yang menyumbang 20 poin, dipimpin Nuke Tri Saputra (8 poin). Kolektivitas terjaga lewat 24 assist, dengan Abraham Renoldi Wenas sebagai pengumpan terbaik (9 assist).

Di kubu Pacific Caesar, perlawanan hampir sepenuhnya bergantung pada AJ Bramah. Pemain itu mencetak 31 poin dan 16 rebound, sementara Gregoryshon Magee menambah 10 poin dan 12 rebound. Namun, usaha mereka tidak diimbangi oleh performa tim yang solid.

Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Pacific yang belum menemukan formula kemenangan sepanjang musim reguler IBL 2026. Mereka tampak kehilangan arah dan kurang memiliki jawaban terhadap permainan fisik dan cepat yang ditunjukkan lawan.

Pekan keenam akan menjadi penentu. Pacific Caesar menghadapi dua laga tandang yang sulit, melawan RANS Simba Bogor (11/2/2026) dan Satya Wacana Salatiga (14/2/2026) dalam duel juru kunci. Laga terakhir menjadi peluang emas mengakhiri rentetan kekalahan.

Sementara itu, Kesatria Bengawan Solo akan menguji konsistensi mereka dengan menjamu Dewa United Banten (11/2/2026) dan bertandang ke markas juara bertahan, Satria Muda Pertamina (14/2/2026). Dua laga berat ini akan membuktikan apakah posisi mereka di zona playoff sekadar numpang lewat atau bisa dipertahankan.

Kemenangan ini bukan hanya tentang angka. Bagi Kesatria, ini adalah momentum. Bagi Pacific, ini adalah alarm tanda bahaya, waktu untuk bangkit semakin sempit sebelum tertinggal terlalu jauh.

 

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 days ago
3 weeks ago
3 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!