Bawang putih mentah kaya allicin bermanfaat cegah penyakit kronis/Foto: IstimewaIndoragamnewscom-Kandungan sulfur organik dalam bawang putih tidak hanya menciptakan aroma menyengat yang khas, tetapi juga menyimpan potensi besar untuk mencegah berbagai penyakit kronis, mulai dari hipertensi, kanker, hingga demensia.

Rempah yang mudah ditemukan di seluruh dunia ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi gangguan pada jantung dan sistem peredaran darah.
Dalam 100 gram bawang putih mentah, terkandung beragam nutrisi penting seperti 6,3 gram protein, 33 gram karbohidrat, serta mineral seperti kalsium (181 mg), fosfor (153 mg), dan kalium (401 mg).
Di balik komposisi tersebut, senyawa aktif allicin menjadi andalan utama karena berfungsi sebagai antioksidan, antibakteri, dan antikanker.

Studi menunjukkan bahwa suplemen ekstrak bawang putih mampu menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus tekanan darah tinggi. “Sel darah merah dapat mengubah kandungan sulfur dalam bawang putih menjadi gas hidrogen sulfida, yang berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah,” demikian mekanisme yang dijelaskan dalam sebuah riset.
Efek vasodilatasi ini berkontribusi langsung pada penurunan risiko aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah.
Tak hanya itu, allicin dalam bawang putih juga disebut-sebut memiliki sifat antikanker. Konsumsi rutin rempah ini dikaitkan dengan penurunan risiko kanker lambung, serta berpotensi meredakan gejala kanker payudara, usus besar, paru, dan pankreas. Meski demikian, para peneliti menyatakan masih diperlukan kajian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya.
Pada sistem pencernaan, bawang putih terbukti mampu menghambat infeksi bakteri Helicobacter pylori di lambung. Sementara itu, efek antioksidannya yang kuat dipercaya dapat melawan radikal bebas pemicu penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan demensia.
Beberapa riset juga menyebutkan bahwa konsumen rutin bawang putih cenderung lebih jarang mengalami pilek berkat peningkatan imunitas tubuh, meski klaim ini pun masih menunggu validasi lebih mendalam.
Agar khasiatnya optimal, para ahli menyarankan bawang putih dikonsumsi dalam keadaan mentah. Pasalnya, pemanasan di atas suhu 60 derajat Celsius dapat merusak senyawa allicin yang menjadi kunci utama manfaat kesehatan dari umbi ini.






