Ilustrasi kulit mengalami bruntusan merah dan gatal di beberapa bagian tubuh/Foto: WikipediaIndoragamnewscom-Bruntusan disertai rasa gatal yang muncul di seluruh tubuh kerap menimbulkan ketidaknyamanan. Kondisi ini bisa datang tiba-tiba dan berlangsung berulang, membuat penderitanya sulit beraktivitas.

Banyak orang tidak menyadari bahwa keluhan tersebut dapat dipicu oleh beragam faktor, mulai dari gangguan kulit hingga reaksi alergi.
Beberapa kondisi medis diketahui menjadi penyebab umum munculnya bintik-bintik kemerahan dan gatal pada kulit.
Karena setiap penyebab memerlukan penanganan berbeda, penting untuk mengenali pemicunya sejak awal.

Dermatitis atopik
Salah satu penyebab yang cukup sering adalah dermatitis atopik. Kondisi ini ditandai dengan bintik kemerahan yang terasa gatal, disertai kulit kering dan bersisik halus.
Penyebab pastinya belum diketahui secara pasti, tetapi diduga berkaitan dengan paparan bulu hewan, bahan pakaian, atau perubahan cuaca.
Kudis
Kudis juga dapat memicu ruam bruntusan yang terasa sangat gatal. Penyakit kulit ini disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei dan dapat menular. Rasa gatal biasanya terasa semakin intens pada malam hari dan bisa muncul di seluruh tubuh atau di beberapa area tertentu.
Alergi obat
Sebagian orang memiliki sensitivitas terhadap obat-obatan tertentu, seperti antibiotik atau obat antikejang. Ketika mengonsumsi obat tersebut, reaksi alergi bisa muncul dalam bentuk gatal dan bruntusan pada kulit.
Alergi makanan
Selain obat, makanan juga bisa menjadi pemicu. Reaksi alergi dapat menimbulkan bentol-bentol, rasa gatal, bahkan pembengkakan pada bagian tubuh tertentu. Beberapa makanan yang sering memicu alergi antara lain udang, ikan, kacang-kacangan, kerang, dan kedelai.
Gigitan serangga
Penyebab yang kerap dianggap sepele adalah gigitan serangga kecil. Gigitan semut, nyamuk, atau kutu kasur dapat menimbulkan bruntusan dan gatal yang menyebar, bahkan ketika penderitanya tidak menyadari kapan gigitan itu terjadi.
Pityriasis rosea
Pityriasis rosea merupakan kondisi kulit yang juga bisa memicu ruam kemerahan dan gatal. Penyebabnya belum terungkap secara pasti, namun diduga berkaitan dengan infeksi virus herpes.
Perubahan hormon dan kondisi psikologis
Perubahan hormon pada ibu hamil dan wanita yang mengalami menopause juga dapat memicu bruntusan. Keluhan biasanya muncul di area paha, perut, dan lengan, lalu mereda setelah melahirkan atau memasuki masa pasca-menopause.
Selain itu, faktor psikologis seperti stres dan gangguan cemas dapat memicu sensasi gatal pada kulit.
Penting Mengenali Penyebabnya
Bruntusan gatal di seluruh tubuh memang bisa dipicu oleh banyak hal, mulai dari dermatitis atopik, kudis, alergi obat atau makanan, hingga gigitan serangga dan perubahan hormon.
Karena setiap kondisi memiliki penanganan berbeda, mengenali penyebab yang mendasarinya menjadi langkah penting agar keluhan dapat diatasi dengan tepat.






