Netty Prasetiyani Desak Mitigasi Ekonomi Lindungi Sektor Ketenagakerjaan Nasional

2 menit membaca
Ninding Yulius Permana
News, Politik - 10 Mar 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Pemerintah didorong memperkuat langkah mitigasi ekonomi guna membentengi sektor ketenagakerjaan domestik dari guncangan dinamika geopolitik di Timur Tengah. Langkah antisipatif ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas industri manufaktur yang kini dibayangi ancaman kenaikan biaya produksi akibat ketegangan global.

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menekankan pentingnya strategi “sedia payung sebelum hujan” agar eskalasi konflik internasional tidak memicu gelombang efisiensi yang merugikan pekerja di dalam negeri.

Potensi gangguan pada rantai pasok energi global akibat konfrontasi di kawasan tersebut menengarai bakal menekan sektor hulu, terutama industri petrokimia yang menjadi penyokong utama manufaktur nasional.

Kenaikan harga energi di tingkat dunia dikhawatirkan menciptakan efek domino yang merambat hingga ke sektor hilir, sehingga membebani struktur biaya operasional perusahaan.

“Eskalasi ketegangan antara AS-Israel dan Iran berpotensi memengaruhi rantai pasok energi global yang berdampak pada kenaikan biaya produksi manufaktur di dalam negeri. Hal ini dikhawatirkan dapat menekan efisiensi perusahaan jika tidak diantisipasi sejak dini,” ujar Netty.

Menjaga roda industri agar tetap berputar menjadi fokus utama demi menghindari potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah situasi ekonomi yang dinamis. Dalam diskursus ini, penguatan dialog tripartit antara pemerintah, pengusaha, dan buruh menjadi instrumen penting untuk merumuskan solusi bersama yang saling menguatkan.

Legislator dari Fraksi PKS tersebut memandang bahwa ketahanan ekonomi di tingkat lokal harus berjalan selaras dengan upaya diplomasi luar negeri yang dilakukan pemerintah.

Selain penguatan sektor produksi, jaring pengaman sosial ketenagakerjaan seperti Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) harus dipastikan siap merespons setiap kemungkinan terburuk. Efektivitas bantalan sosial ini menjadi indikator penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat pekerja saat menghadapi tekanan eksternal.

“Dengan sinergi yang solid, kita berharap dampak ekonomi global ini bisa kita lalui tanpa mengganggu kesejahteraan para pekerja. Diplomasi yang kuat di luar negeri harus dibarengi dengan ketahanan ekonomi yang kokoh di dalam negeri,” pungkas Netty.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
2 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!