Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mempercepat perbaikan sejumlah jalur alternatif mudik Lebaran 2026/Foto: Media Center TemanggungIndoragamnewscom, TEMANGGUNG-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Temanggung mempercepat perbaikan jalan di empat ruas alternatif dengan total panjang 18 kilometer. Percepatan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan saat mudik Lebaran, memastikan jalur yang kerap dilintasi pemudik dari arah Jakarta menuju Yogyakarta dan Jawa Timur dalam kondisi layak.

Kepala UPT Wilayah V Kandangan, Budi Setyoko, mengatakan perbaikan difokuskan pada ruas Muntung–Jumo, Ngadirejo–Tegong, Kandangan–Tegong, serta Maron–Kandangan. “Perbaikan jalan ini kami lakukan untuk mengantisipasi arus mudik. Total ada empat ruas yang kami tangani di wilayah UPT Kandangan dengan panjang kurang lebih 18 kilometer,” kata Budi dikutip Kamis (12/3/2026).
Dari keempat ruas tersebut, pekerjaan yang telah dilaksanakan berada di ruas Kandangan–Tegong sepanjang sekitar 6,7 kilometer. Metode perbaikan menggunakan teknik Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC), sementara pada ruas dengan kerusakan lebih berat akan dilakukan penanganan menggunakan material aspal beton.
Penambalan jalan tidak sekadar menutup permukaan, tetapi diawali dengan penggalian agar material baru menyatu dengan struktur lama dan lebih tahan lama. Metode ini dinilai mampu meningkatkan kualitas tambalan sehingga tidak mudah rusak kembali . Faktor utama kerusakan jalan di Temanggung adalah air yang masuk ke struktur jalan, melemahkan fondasi, dan mempercepat kerusakan.

“Musuh terbesar jalan itu memang air. Kalau air masuk ke dalam, kerusakan akan cepat meluas dan lubang bisa semakin besar,” ujar Kepala UPT Regional 2 Parakan Edi Winarno, Minggu (1/3/2026).
Pemerintah Kabupaten Temanggung mengalokasikan anggaran Rp4 miliar untuk perbaikan rutin dan penambalan jalan rusak berat sepanjang tahun 2026 . Selain ruas yang ditangani UPT Kandangan, perbaikan juga dilakukan di jalur Jumo–Kedu sepanjang 8 kilometer oleh UPT Regional 2 Parakan.
Menurut Budi, percepatan perbaikan ini dilakukan agar jalur yang akan dilalui pemudik tidak lagi mengalami kerusakan yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan. “Kami berharap saat arus mudik nanti lalu lintas dapat berjalan lancar dan aman, serta tidak terkendala jalan berlubang,” ujar dia.
DPUPR menargetkan seluruh pekerjaan perbaikan jalan di wilayah tersebut rampung pada Sabtu (14/3/2026), sehingga jalur alternatif sudah siap digunakan masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Kabupaten Temanggung merupakan bagian dari jalur poros tengah Jawa yang difungsikan untuk mengurai kemacetan di jalur Pantura dan selatan Jawa. Jalur ini biasa dilintasi pemudik dari arah Jakarta dan Jawa Barat menuju Yogyakarta dan Jawa Timur, serta sebaliknya.







Tidak ada komentar