TRENDING

Ratusan Gempa Susulan Masih Menghantui Bitung Setelah Guncangan Magnitudo 7,6

2 menit membaca
Nandang Permana
Nasional, News - 03 Apr 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Wilayah Bitung dan sekitarnya masih berada dalam cengkeraman ketidakpastian geologis setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merekam 422 gempa susulan hingga Jumat (03/04/2026) pagi.

Rentetan aktivitas seismik ini merupakan ekor dari gempa utama bermagnitudo 7,6 yang sempat memicu peringatan dini tsunami pada Kamis lalu. Otoritas terkait mencatat kekuatan guncangan susulan bervariasi, dengan magnitudo terpantau berada pada rentang 1,7 hingga yang terkuat mencapai 5,8.

Guncangan susulan terbaru yang cukup signifikan terjadi di wilayah laut Maluku Utara dengan kekuatan magnitudo 5,2 pada kedalaman 13 kilometer. Episenter gempa ini berlokasi di koordinat 1,02 LU dan 126,50 BT, atau sekitar 100 kilometer arah barat laut Ternate.
Getarannya terasa nyata di Pulau Batang Dua dan Kota Ternate dengan skala intensitas III MMI, serupa dengan getaran saat truk berat melintas di depan rumah.

“Hingga pukul 8.00 WIB, total gempa bumi susulan yang tercatat mencapai 422 kejadian, dengan magnitudo terbesar 5,8 dan terkecil 1,7,” ujar Plt. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, Jumat (3/4/2026).

Ia memastikan bahwa rentetan gempa susulan ini tidak lagi memiliki potensi untuk memicu gelombang tsunami susulan. Kendati demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap stabilitas struktur bangunan yang mungkin telah melemah akibat guncangan beruntun.

Analisis teknis menunjukkan bahwa rangkaian gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi Laut Maluku dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Sebelumnya, gempa utama pada Kamis (2/4/2026) sempat mengakibatkan tsunami kecil di beberapa titik, seperti Minahasa Utara yang mencatat kenaikan muka air laut setinggi 0,75 meter.

Status siaga dan waspada yang sempat diberlakukan untuk wilayah Bitung, Ternate, hingga Halmahera kini telah dicabut sepenuhnya.

BMKG mengimbau warga untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya di tengah situasi pemulihan pascabencana.

Fokus utama saat ini adalah memastikan keamanan hunian sebelum masyarakat kembali beraktivitas secara normal di dalam ruangan. Pemerintah daerah juga diminta terus memantau kondisi pesisir guna mengantisipasi dampak lanjutan dari aktivitas tektonik yang masih fluktuatif tersebut.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Trending Harian

INSTAGRAM

4 days ago
3 weeks ago
3 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!