Anggota Komisi III DPR Mangihut Sinaga minta aparat perkuat pencegahan narkoba. Generasi muda dinilai paling rentan, narkoba ada di mana-mana dan ancaman nyata/Foto: Humas DPR RIIndoragamnewscom, JAKARTA-Anggota Komisi III DPR RI Mangihut Sinaga meminta peran aktif aparat penegak hukum dan generasi muda untuk terus melaksanakan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran narkoba secara terpadu dan berkelanjutan.

Ia menilai maraknya penyalahgunaan narkoba di berbagai daerah semakin mengkhawatirkan, terutama karena menyasar generasi muda.
“Narkoba ini ada di mana-mana dan menjadi ancaman nyata bagi masyarakat, terutama generasi muda. Dampaknya tidak langsung terasa, tetapi dalam beberapa tahun ke depan bisa menyebabkan penderitaan bahkan kematian,” ujar Mangihut Sinaga saat mengikuti pertemuan tim kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI dengan Kapolda Sulut, Kepala Kejati Sulut, dan Kepala BNNP Sulut di Manado dikutip Minggu (19/4/2026).
Politisi Fraksi Partai Golkar itu mengapresiasi kinerja jajaran kepolisian, termasuk Kapolda dan instansi terkait, yang selama ini telah menjalankan tugas penegakan hukum. Namun ia menegaskan bahwa ancaman narkoba masih menjadi musuh bersama yang harus ditangani secara serius.
Ia menyoroti kondisi di sejumlah daerah yang menurutnya telah terdampak cukup parah oleh peredaran narkoba. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya jangka panjang narkoba menjadi salah satu faktor utama permasalahan ini terus berkembang.

Mangihut mengajak seluruh pihak, termasuk kepolisian dan badan narkotika, untuk meningkatkan pengawasan serta memperkuat langkah pencegahan, khususnya di lingkungan pendidikan. Generasi muda dinilai sebagai kelompok paling rentan sekaligus penentu masa depan bangsa.
Dalam kesempatan pertemuan tersebut, ia juga berbagi pengalaman saat mengunjungi kampung halamannya di Sumatera Utara yang disebutnya sebagai salah satu daerah dengan tingkat peredaran narkoba yang tinggi. Ia mengaku prihatin hingga meneteskan air mata melihat kondisi tersebut.
“Kita tidak bisa menutup mata. Ini menyangkut masa depan bangsa dan calon pemimpin Indonesia ke depan,” tegasnya.
Ia menyampaikan pesan kepada aparat kepolisian dan Badan Narkotika untuk terus memperkuat sinergi dalam memberantas narkoba serta membina generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan zat terlarang.







Tidak ada komentar