Kementan Tambah Anggaran Perluas Pembangunan Pertanian di Papua

3 menit membaca
Ninding Yulius Permana
Nasional, News - 13 Jul 2026

Indoragamnewscom, PAPUA-Kementerian Pertanian menambah alokasi anggaran untuk memperluas pembangunan pertanian di Tanah Papua menyusul keberhasilan program di Wanam, Merauke, yang telah meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyesuaikan anggaran agar pembangunan menjangkau lebih banyak daerah dengan komoditas sesuai karakteristik masing-masing. Total anggaran yang disiapkan untuk Papua pada 2026 mencapai Rp3,2 triliun.

Pernyataan itu disampaikan Mentan Amran saat berdialog dengan masyarakat Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan beberapa waktu yang lalu. Ia menegaskan pemerintah siap menganggarkan tambahan untuk program serupa di berbagai wilayah Papua.

“Rakyat Papua sudah menikmati dan peningkatan kesejahteraan luar biasa. Dan rakyat masih butuh tambahan. Saya sampaikan tolong usulkan kita siapkan tahun depan (anggaran tambahan),” kata Mentan Amran dikutip Senin (13/7/2026).

Tokoh masyarakat Wanam, Mama Yasinta, menyambut antusias program tersebut. Ia mengatakan masyarakat telah lama menantikan hadirnya pembangunan yang membawa harapan baru.

“Aspirasi masyarakat yang selama ini kami tunggu dan kami rindu, sehingga lewat kuasa Tuhan kami sudah bertemu,” ujar Mama Yasinta.

Kepala Kampung Wanam sekaligus pemilik hak ulayat, Arnold Awalik, menyatakan masyarakat menerima sepenuhnya program pemerintah di atas tanah ulayat mereka.

“Kami dari Kelompok Tani Yeloko 1 dan Yeloko 2 dari Kampung Wanam menyatakan menerima program pemerintah di atas tanah ulayat kami. Kami sudah mempunyai alat, tetapi kami belum punya lahan persawahan pribadi. Kami ingin punya lahan persawahan sendiri supaya orang Papua yang tinggal di Wanam bisa punya kesejahteraan,” kata Arnold.

Mentan Amran langsung menyetujui usulan pembukaan lahan sawah sekitar 250 hektare di Wanam dan memastikan pengerjaannya dimulai tahun ini. Pemerintah juga akan menambah bantuan traktor, membangun irigasi, serta menerapkan teknologi pertanian modern.

“Insyaallah selesai tahun ini. Kami yang bertanggung jawab. Nanti kami kirim traktor lagi, irigasi kami bangun, teknologi modern juga kita terapkan di Wanam sehingga masyarakat bisa menikmati hasil pertanian yang lebih baik,” ujar Mentan Amran.

Sebelumnya, pemerintah telah mengalokasikan bantuan pertanian senilai Rp1,3 triliun untuk Papua Selatan pada 2026. Kini, secara keseluruhan pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp3,2 triliun untuk pembangunan pertanian di Papua pada tahun ini. Dalam dua tahun terakhir, total dukungan mencapai sekitar Rp5,3 triliun.

Mentan Amran menjelaskan antusiasme masyarakat Papua terus meningkat. Kepala daerah dan petani dari Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan bahkan datang ke Jakarta mengusulkan program serupa.

Papua Pegunungan dan Papua Tengah akan mendapat masing-masing 100 ribu paket peralatan pertanian untuk mendukung komoditas unggulan seperti ubi. Bantuan pengembangan kopi, kakao, sagu, hingga kedelai juga disiapkan sesuai potensi wilayah.

“Alhamdulillah kami ubah anggaran demi Papua yang kita cintai. Kami ubah anggaran, berikan peralatan untuk Papua Pegunungan 100 ribu paket, Papua Tengah 100 ribu paket, kemudian bantuan kopi ribuan hektare. Semua disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan keunggulan daerahnya,” ujar Mentan Amran.

Ia menegaskan seluruh pembangunan pertanian dilakukan menggunakan anggaran pemerintah dan hasilnya sepenuhnya untuk masyarakat.

“Pemerintah yang kerjakan, anggaran dari pemerintah. Setelah jadi semua ini milik rakyat,” tegas Mentan Amran.

 

 

Bagikan Disalin

IKLAN

INSTAGRAM

2 months ago
2 months ago
2 months ago
3 months ago
3 months ago

x
x
CLOSE ADS