Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin ingin Program MBG libatkan petani hingga UMKM lokal agar ekonomi berputar di daerah. Kualitas makanan juga diawasi ketat/Foto: Instagram Bupati Cecep Nurul YakinIndoragamnewscom, TASIKMALAYA-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) jangan sampai hanya jadi rutinitas pembagian makanan.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, ingin program ini menjadi motor ekonomi kerakyatan: petani, peternak, nelayan, hingga UMKM lokal harus ikut menikmati putaran uangnya.
Di Aula Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Cecep memimpin rapat koordinasi MBG. Di hadapan jajaran Forkopimda, Koordinator Regional Jawa Barat, hingga para camat, ia menegaskan satu hal: rantai pasok wajib mengutamakan sumber daya lokal.
“Program ini bukan hanya tentang pemenuhan gizi, tetapi juga bagaimana kita mendorong perputaran ekonomi lokal. Mulai dari petani, peternak, nelayan, hingga UMKM harus terlibat dan mendapatkan manfaat nyata dari program ini,” kata Cecep yang akrab disapa Kang Cecep itu dikutip Selasa (21/4/2026).

Logikanya sederhana: jika produsen lokal yang memasok, uang yang dianggarkan untuk MBG tidak akan menguap ke luar daerah. Ia berputar di Tasikmalaya, menciutkan angka kemiskinan sambil memperbaiki gizi anak.
Tapi Cecep juga sadar, efek domino itu tak akan terjadi kalau kualitasnya asal-asalan. Ia mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk serius menjaga standar, mulai dari perizinan, higienitas pengolahan, hingga ketepatan distribusi.
“Kami mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga kualitas pelaksanaan MBG,” tegasnya.
Rapat yang berlangsung sehari setelah pertemuan koordinasi nasional di tingkat Badan Gizi Nasional itu dihadiri oleh Kepala KPPG Bandung Wilayah II, Ketua Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya, serta perwakilan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
Bupati yang menjabat periode 2025-2030 ini sebelumnya pernah menjadi Wakil Bupati Tasikmalaya (2021-2025).
Pengalamannya di birokrasi membuatnya paham betul bahwa program besar seperti MBG bisa ambruk di tengah jalan jika tata kelola dan administrasinya asal-asalan.







Tidak ada komentar