Penerimaan Pajak Tumbuh 22,1 Persen, Menkeu Sebut Coretax Semakin Baik

2 menit membaca
Ninding Yulius Permana
Nasional, News - 06 Jun 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Penerimaan pajak hingga akhir Mei 2026 tumbuh 22,1 persen secara tahunan. Angka itu lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan hingga April 2026 yang sebesar 16,1 persen.

“Penerimaan pajak melanjutkan tren pertumbuhan positif sejalan dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi dan semakin baiknya implementasi Coretax,” ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dikutip Sabtu (6/6/2026).

Salah satu penopang utama berasal dari Pajak Penghasilan Badan yang mencapai Rp167,6 triliun atau tumbuh 23,9 persen. Realisasi itu meningkat tajam dibandingkan April 2026 yang hanya Rp132,5 triliun.

“Ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan masih tumbuh dan memiliki kinerja yang baik. Kekhawatiran sebelumnya bahwa dunia usaha mengalami perlambatan ternyata tidak terbukti,” kata Purbaya.

Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah pada Mei 2026 juga mencatat pertumbuhan kuat, yakni 41,3 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan April 2026 sebesar 40,2 persen. “PPN dan PPnBM sebagai pajak konsumsi meningkat tinggi sejalan dengan konsumsi dalam negeri yang kuat dan daya beli yang terjaga,” ujarnya.

Pertumbuhan penerimaan pajak pada sektor utama ekonomi turut menunjukkan perbaikan di sektor riil. Sektor perdagangan tumbuh 52,4 persen, pertambangan 28,2 persen, industri pengolahan 19,7 persen, pengangkutan dan pergudangan 16 persen, jasa perusahaan 16,3 persen, serta konstruksi dan real estat 74 persen.

“Kinerja sektor-sektor tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi terus bergerak. Ketika perdagangan tumbuh tinggi berarti ada transaksi dan konsumsi yang meningkat, sedangkan industri pengolahan yang tumbuh menunjukkan pabrik-pabrik tetap berproduksi,” jelasnya.

Penerimaan bea masuk didorong oleh peningkatan impor bahan baku dan bahan penolong yang tumbuh 10,67 persen, mencerminkan meningkatnya aktivitas produksi dalam negeri. Penerimaan cukai yang sempat mengalami kontraksi juga telah kembali mencatat pertumbuhan positif.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
1 month ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!