Mandi Air Garam: Dari Relaksasi Otot hingga Risiko Iritasi

3 menit membaca
Padilah Rahayu
Ragam - 10 Jun 2026

Indoragamnewscom-Air hangat bercampur garam. Dua jenis garam dikenal untuk ritual ini: garam laut dengan kandungan magnesium, kalium, dan kalsium, serta garam Epsom atau magnesium sulfat yang telah lama digunakan untuk merawat berbagai kondisi kesehatan.

Mandi dengan garam Epsom disebut dapat membantu meredakan otot tegang, mengurangi nyeri sendi, dan meningkatkan suasana hati secara keseluruhan.

Namun di balik klaim manfaat, para ahli mengingatkan bahwa mandi air garam tidak cocok untuk semua orang. Kandungan mineral yang tinggi justru dapat memperburuk kondisi kulit tertentu.

Manfaat yang Diklaim

Garam memiliki sifat basa yang dapat membantu menyeimbangkan kelebihan zat asam dalam tubuh. Gaya hidup dan pola makan tidak sehat disebut dapat menyebabkan kelebihan asam, yang pada gilirannya memengaruhi kesehatan organ vital dan memicu peradangan.

Mandi air garam membantu menetralkan kelebihan asam, mengembalikan keseimbangan mineral, dan mengurangi beban pada organ vital.

Untuk tidur, mandi air hangat dengan garam Epsom tidak hanya memberikan relaksasi fisik tetapi juga membantu menenangkan pikiran. Perubahan suhu dari air hangat ke udara dingin setelah mandi dapat memberi sinyal tubuh untuk bersiap tidur.
Kandungan magnesium dalam garam berkontribusi pada produksi melatonin—hormon pengatur siklus tidur.

Garam Epsom juga diklaim dapat mengurangi peradangan dan iritasi pada kulit. Kondisi seperti eksim, psoriasis, dermatitis kontak, dan kutu air disebut akan mendapatkan manfaat dari mandi air garam.

Namun klaim ini justru bertentangan dengan temuan medis lain yang menyebut garam dapat memperparah kulit kering dan iritasi pada penderita eksim.

Risiko yang Perlu Diwaspadai

American Academy of Dermatology justru tidak merekomendasikan mandi air garam untuk penderita eksim. Garam dapat menarik kelembaban dari kulit, memperparah kekeringan, memicu sensasi perih, dan menyebabkan iritasi lebih lanjut. Orang dengan luka terbuka juga sebaiknya menghindari mandi air garam karena sensasi perih yang ditimbulkan.

Bagi mereka yang aktif secara fisik atau mengalami cedera, mandi air garam Epsom disebut sebagai solusi alami meredakan nyeri otot dan sendi. Air hangat meredakan ketegangan otot dan meningkatkan sirkulasi darah, sementara magnesium memiliki efek menenangkan pada otot tegang.

Klaim ini juga disebut membantu proses penyembuhan setelah cedera atau operasi serta meningkatkan fleksibilitas otot.

Untuk imunitas, dengan rutin merendam tubuh dalam air hangat yang diperkaya mineral disebut memberi kesempatan tubuh menyerap magnesium dan potasium secara efektif. Kedua mineral ini dikenal dapat meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Para ahli menyarankan untuk tidak mandi air garam terlalu sering karena dapat mengeringkan kulit. Durasi ideal sekitar 15-20 menit dengan air hangat—bukan panas. Setelah mandi, bilas tubuh dengan air tawar dan segera gunakan pelembab untuk mengunci kelembaban.

Penderita hipertensi atau penyakit ginjal sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu karena penyerapan mineral melalui kulit dapat memengaruhi kondisi medis tertentu.

Konsumsilah dengan bijak dan pilihlah jenis garam yang sesuai dengan kebutuhan kulit dan kondisi kesehatan.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
1 month ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!