Mentan Amran: Jiwa Raga Saya untuk Peternak Petelur Indonesia

3 menit membaca
Nandang Permana
Nasional, News - 10 Jun 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Harga telur di tingkat peternak anjlok. Kelebihan pasokan membuat mereka merugi. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bergerak cepat.

Dalam audiensi bersama peternak petelur rakyat dari seluruh Indonesia di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Selasa (9/6/2026), ia mengumumkan sejumlah langkah perlindungan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara kita peternak petelur seluruh Indonesia yang hadir menemui kami meminta kebijakan-kebijakan yang bisa memperbaiki harga telur yang turun. Saya apresiasi, saya bangga dengan peternak petelur seluruh Indonesia mampu memenuhi kebutuhan anak bangsa, surplus bahkan ekspor ke negara lain. Di sisi lain kami sudah mengambil beberapa kebijakan langkah-langkah agar kita bisa lindungi mereka, jangan sampai merugi,” kata Mentan Amran.

Pertama, pemerintah akan mengawal Harga Acuan Pembelian (HAP) telur di tingkat peternak sebesar Rp26.500 per kilogram.

“Pertama, HPP kami minta kepada seluruh pengumpul pembeli telur harga HPP-nya adalah Rp26.500 per kilo. Kemudian kami juga sudah memberikan SPHP jagung dari Bulog,” ujarnya.

Kedua, Mentan Amran mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati, untuk meningkatkan penyerapan telur melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Saya menelepon langsung Ibu Kepala BGN dan beliau langsung menyanggupi. Insyaallah jumlahnya, kuantumnya akan ditingkatkan untuk BGN kita seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Peningkatan konsumsi telur melalui MBG akan dipercepat menjadi tiga kali dalam sepekan. “Iya tiga kali seminggu, cepat itu nanti akan cepat,” katanya.

Ketiga, pemerintah akan mengirim surat rekomendasi kepada Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM agar sektor budidaya ayam petelur tidak masuk dalam prioritas investasi baru dari luar.

“Kita akan kirim ke BKPM untuk investasi negatif list investasi itu untuk sektor budidaya ayam. Kalau bisa sudah rakyat Indonesia yang sanggup. Kalau ada investor lain, suruh bergerak di sektor lain, apakah di pabrik gula, hilirisasi tambang, tapi jangan mengganggu ekonomi rakyat kecil supaya ini sustain,” ujar Mentan Amran.

Keempat, untuk memastikan harga acuan berjalan, pemerintah akan mengirim surat himbauan kepada seluruh peternak dengan tembusan Satgas Pangan.

“Kami akan kirim surat, insyaallah hari ini, himbauan kepada seluruh peternak, tembusan Satgas Pangan, agar memantau HPP ini kita kawal bersama agar jangan merugikan peternak Indonesia,” ungkapnya.

Menanggapi keluhan peternak ayam pedaging yang harga jualnya juga turun, Mentan Amran menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi masa transisi pelaksanaan MBG.

“Jadi begini, MBG kebetulan ada libur transisi, nah ini yang menyebabkan sehingga dalam waktu singkat kita insyaallah pulih. Itu yang terpenting,” ujarnya.

Di akhir keterangannya, Mentan Amran menegaskan komitmennya. “Oh iya terakhir, jiwa ragaku untuk peternak petelur Indonesia. Makasih,” pungkasnya.

Peternak Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah

Ketua Pinsar Petelur Nasional, Yudianto Yosgiarso, mengapresiasi langkah cepat pemerintah yang dinilai sangat membantu keberlangsungan usaha peternak.

Ia mengimbau para pedagang dan pelaku usaha mematuhi harga acuan yang telah ditetapkan. Apabila masih terjadi pembelian di bawah Rp26.500 per kilogram, peternak diminta segera melapor ke Badan Pangan Nasional.

“Ini sangat membantu kepada kami dan kami juga terima kasih atas inisiatif dari Bapak Menteri. BGN juga akan menyerap telur dari peternak, seminggu menjadi tiga kali kembali yang kemarin baru satu kali,” pungkasnya.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
1 month ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!