Kondisi senderan SMP Negeri 3 Busungbiu yang jebol diterjang luapan air sungai saat dikunjungi Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, pada Sabtu (17/1/2026)/Foto: Humas Pemkab BulelengIndoragamnewscom, BULELENG– Pemerintah Kabupaten Buleleng mempercepat penanganan dampak banjir dan abrasi yang melanda Kecamatan Busungbiu, dengan menempatkan kerusakan di SMP Negeri 3 Busungbiu sebagai prioritas utama.

Sekolah yang terletak di Desa Sepang Kaja tersebut mengalami kerusakan cukup parah, di mana abrasi telah menggerus halaman hingga menyebabkan pondasi bangunan tampak jelas dan membahayakan kestabilan struktur.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menyampaikan keprihatinannya usai melakukan kunjungan langsung pada Sabtu (17/1/2026).
Bupati menegaskan, kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan siswa dan tenaga kependidikan.

Lokasi sekolah yang berada dekat aliran sungai dan lebih rendah dari jalan raya dinilai sangat rentan jika tidak segera ditangani.
Sebagai langkah antisipatif, Pemkab Buleleng telah mengalihkan sementara proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah tersebut ke sistem dalam jaringan (daring).
Keputusan itu diambil demi menjamin keamanan seluruh warga sekolah sambil menunggu proses perbaikan fisik yang mendesak.
Bupati menekankan, penanganan fasilitas pendidikan akan dipercepat karena menyangkut keselamatan anak-anak dan keberlangsungan pendidikan.
Selain fokus pada kerusakan sarana pendidikan, Pemkab Buleleng juga melakukan mitigasi darurat pada infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana yang sama.
Penanganan awal dilakukan dengan pemasangan bronjong dan penguatan struktur untuk mencegah kerusakan lebih luas.
Pendanaan darurat diambil dari pos Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD untuk memastikan respons yang cepat dan tepat.
Penanganan berkelanjutan juga akan menyasar jembatan strategis di wilayah Bongancina yang menghubungkan dua desa dan mengalami kerusakan.
Bupati memastikan, seluruh lokasi terdampak akan mendapat perhatian dan penanganan secepat mungkin untuk memulihkan kondisi dan aktivitas masyarakat.
“Jembatan di Bongancina juga jebol dan itu sangat strategis. Sebentar lagi kami akan ke sana. Semua akan kami tangani dan kami upayakan secepatnya,” pungkasnya.







Tidak ada komentar