Sebanyak 216 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah mengikuti bimbingan teknis Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Perempuan Kepala Keluarga (Peka)/Foto: Humas pemkot Gorontalo Indoragamnewscom, GORONTALO-Pemerintah Provinsi Gorontalo, melalui Dinas Sosial, terus mendistribusikan bantuan modal usaha bagi masyarakat prasejahtera.

Distribusi itu disertai Bimbingan Teknis (Bimtek) Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan program Perempuan Kepala Keluarga (PEKA), yang baru saja memasuki tahap ketiga dengan melibatkan 216 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pelaksana Pengelola Data Bantuan Sosial, Sularno Suhono, yang mewakili pimpinan Dinas Sosial, menyatakan bahwa Bimtek tahap tiga itu digelar pada Sabtu lalu.
Sularno mengatakan, program itu berjalan secara bertahap. Sebelumnya, pada tahap pertama telah diikuti oleh 145 KPM dan tahap kedua diikuti oleh 378 KPM.

“Bimtek dilaksanakan sebelum penyerahan bantuan agar para penerima memahami mekanisme dan tata laksana pemanfaatan dana dengan tepat. Tujuannya agar bantuan tidak salah sasaran dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha yang mereka miliki,” kata Sularno, Senin (8/12/2025).
Menurut Sularno, secara khusus untuk Kota Gorontalo, total penerima bantuan pada tahun 2025 mencapai 148 KPM dengan nilai bantuan keseluruhan sejumlah Rp370 juta.
Proses pencairan dana akan segera dilakukan ke rekening masing-masing KPM setelah dokumen diserahkan, divalidasi, dan dinyatakan memenuhi semua persyaratan oleh Dinas Sosial.
Program bantuan modal usaha itu merupakan program unggulan dari Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan Wakil Gubernur, Idah Syahidah Rusli Habibie.







Tidak ada komentar