Sahroni Minta Polisi Lebih Cepat Tanggap Laporan Warga, Cegah Main Hakim Sendiri

2 menit membaca
Nandang Permana
News, Politik - 25 Mar 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendorong aparat kepolisian lebih responsif dalam menindaklanjuti laporan masyarakat sebagai langkah preventif untuk mencegah aksi main hakim sendiri yang belakangan marak terjadi.

Menurutnya, fenomena vandalisme, pelibatan unsur kekerasan, hingga main hakim sendiri oleh masyarakat tidak akan muncul jika polisi bergerak cepat mengusut laporan.

Sahroni menyoroti berbagai kejadian di sejumlah daerah, termasuk aksi pelemparan petasan hingga penyerangan terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran hukum.

Ia menilai aksi main hakim sendiri memang tidak bisa dibenarkan, tetapi kerap dipicu oleh rasa frustrasi masyarakat akibat sikap aparat yang kurang tanggap terhadap laporan yang disampaikan.

“Fenomena ini terlihat dari berbagai kejadian di sejumlah daerah, termasuk aksi pelemparan petasan hingga penyerangan terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran hukum,” ujar Sahroni dalam keterangan yang dikutip Rabu(25/3/2026).

Politisi Fraksi Partai NasDem itu menjelaskan bahwa masyarakat sudah geram akan tindak kriminal yang dilaporkan namun tidak segera ditindaklanjuti.

Bahkan, apabila sampai terjadi pembiaran atau kesepakatan di antara oknum aparat dengan pelaku kriminal, maka muncul berbagai aksi seperti vandalisme, pelemparan petasan, hingga main hakim sendiri.

Ia mendorong kepolisian lebih responsif dalam menindak laporan hingga menggandeng warga yang memiliki informasi terkait suatu tindak kejahatan, agar pengusutan bisa berjalan cepat. Menurutnya, laporan masyarakat justru sangat membantu kinerja aparat.

“Saya minta aparat cepat tanggap dalam menindaklanjuti laporan warga karena laporan masyarakat justru sangat membantu kinerja aparat,” ujar pimpinan komisi yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan tersebut.

Di sisi lain, Sahroni menyampaikan bahwa masyarakat yang peduli juga harus dirangkul untuk membantu kepolisian, bukan malah bertindak sendiri. Menurutnya, diperlukan sinergi yang kuat agar penegakan hukum berjalan efektif dan situasi tetap kondusif.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung, sebelumnya menyoroti aksi main hakim sendiri terkait maraknya pelemparan petasan terhadap toko tramadol di beberapa wilayah, termasuk Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Reynold menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu melakukan tindakan sendiri karena pihak kepolisian akan menindak tegas.

“Tidak perlu main hakim sendiri, percayakan kepada kami, pasti kami tindak tegas,” kata Reynold di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).

Reynold menegaskan tidak pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat dalam peredaran obat terlarang. Pihak kepolisian telah melakukan penindakan terhadap pelaku penjualan obat tramadol di Tanah Abang.

“Siapapun orangnya, pasti kita tindak. Kemarin itu langsung kita tindak, Tanah Abang itu. Langsung naik, langsung kita tegas,” ungkap Reynold.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

1 week ago
3 weeks ago
4 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!