Sanksi FIFA Resmi Diselesaikan, Yoyok Sukawi Pastikan Langkah PSIS Semarang Menuju Liga 1 Terbuka Lebar

3 menit membaca
Gregah Nurikhsani
Olahraga - 11 Jul 2026

Indoragamnews, SEMARANG-Kabar gembira yang dinanti-nantikan oleh para suporter Laskar Mahesa Jenar akhirnya datang juga. Masalah sanksi larangan pendaftaran pemain (registration ban) dari FIFA yang sempat membayangi persiapan PSIS Semarang menyongsong kompetisi musim 2026/2027 kini dipastikan telah selesai. Kepastian ini menjadi angin segar setelah manajemen lama dan manajemen baru bergerak cepat menyelesaikan sengketa administrasi yang sempat tertunda.

Mantan CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, secara terbuka menyampaikan rasa syukur dan kelegaannya atas selesainya permasalahan hukum di tingkat internasional ini. Melalui pernyataan resminya, ia menegaskan tanggung jawabnya telah dituntaskan sepenuhnya. Yoyok menyatakan, “Alhamdulillah, FIFA Ban dua-duanya telah tuntas. Tugas saya hampir selesai untuk menyelesaikan semua kewajiban PSIS kemarin.”

Sebelumnya, nama PSIS Semarang sempat masuk dalam daftar hitam Registration Bans di laman resmi FIFA. Sanksi larangan mendaftarkan pemain baru tersebut dijatuhkan sebagai buntut sengketa kontrak pemain asing pada musim sebelumnya. Hukuman tersebut sempat mengancam persiapan tim karena PSIS dilarang melakukan aktivitas pendaftaran pemain baru hingga tiga periode bursa transfer berturut-turut jika masalah tersebut diabaikan.

Namun, Yoyok Sukawi sejak awal berkomitmen untuk tidak lepas tangan. Berdasarkan kesepakatan internal antara manajemen lama dan manajemen baru, tanggung jawab penyelesaian hak finansial pemain asing dari masa kepemimpinannya pada tahun 2025 sepenuhnya menjadi kewajibannya. Langkah cepat pelunasan hak tersebut dilakukan demi menjaga stabilitas dan masa depan klub kebanggaan warga Kota Semarang.

Dengan diselesaikannya sengketa finansial tersebut, persiapan tim kini bisa fokus seutuhnya pada aspek teknis di lapangan hijau. Kebebasan dari jerat hukum FIFA ini diyakini akan membuat pergerakan tim dalam menyusun kekuatan skuad berjalan lancar. Terkait hal ini, Yoyok menambahkan, “Semoga dengan selesainya ini, persiapan PSIS jadi semakin lancar, dan perekrutan pemain jadi semakin masif.”

Kondisi terbebasnya klub dari jeratan sanksi ini sangat krusial bagi Mahesa Jenar. Pasalnya, PSIS Semarang tergolong sebagai salah satu klub yang paling agresif dalam berburu amunisi baru menjelang bergulirnya musim kompetisi Championship 2026/2027. Pelatih kepala beserta jajaran manajemen kini tidak perlu lagi cemas jikalau para pemain baru yang telah didatangkan tidak bisa didaftarkan ke operator liga.

Bagi Yoyok Sukawi, keberadaan skuad yang tangguh dengan ketersediaan pemain-pemain berkualitas merupakan modal utama untuk mencapai target promosi kembali. Ia optimis PSIS Semarang memiliki kapasitas yang mumpuni untuk segera naik kasta ke liga tertinggi sepak bola tanah air. Ia menyampaikan harapan besarnya, “Sekarang pemain-pemain bagus sudah bergabung dengan PSIS Semarang. Mudah-mudahan Liga 1 segera tercapai. Bismillah, sukses untuk PSIS Semarang.”

Tunggu Penghapusan Sanksi

Senada dengan itu, Chief Operating Officer (COO) PSIS Semarang, Fariz Julinar, membenarkan bahwa seluruh kewajiban finansial terhadap para pihak terkait telah dituntaskan oleh manajemen. Pihaknya kini tengah berkoordinasi secara intensif dengan PSSI dan operator kompetisi I-League untuk memproses pencabutan sanksi secara resmi dan tertulis dari FIFA. Fariz memprediksi proses administrasi penghapusan sanksi tersebut akan rampung dalam satu hingga dua pekan ke depan.

Berdasarkan pantauan terkini di sistem pemantauan sanksi FIFA, nama PSIS Semarang perlahan sudah mulai diproses untuk dihapus dari daftar klub yang terkena hukuman larangan pendaftaran. Hal ini sekaligus menepis kekhawatiran dari suporter setia, Panser Biru dan Snex, yang sempat cemas tim kesayangan mereka akan tampil pincang tanpa diperkuat rekrutan anyar pada musim ini.

Kini, tim Mahesa Jenar dapat bernapas lega dan mulai mengalihkan fokus penuh pada agenda latihan perdana serta laga uji coba yang sudah dijadwalkan. Dukungan penuh masyarakat Semarang kini sangat dinantikan agar misi besar mengembalikan kejayaan PSIS Semarang ke kasta tertinggi Liga 1 dapat segera terwujud tanpa ada lagi hambatan administratif.

Bagikan Disalin

IKLAN

INSTAGRAM

2 months ago
2 months ago
2 months ago
3 months ago
3 months ago

x
x
CLOSE ADS