Sebelum Mudik, Kucing dan Anjing Dititipkan, 30 Ekor Sudah Masuk

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah - 22 Mar 2026

Indoragamnewscom-Terminal dan stasiun bukan satu-satunya tempat yang ramai menjelang Lebaran. Di Zoomanjee Pet Center Shop, Jember, Jawa Timur, kandang-kandang mulai terisi. Sejak beberapa hari terakhir, hewan peliharaan yang ditinggal pemiliknya mudik berdatangan, meski jumlahnya belum setinggi tahun sebelumnya.

Nesta, salah satu karyawan, menyebut hingga kini sekitar 30 ekor hewan telah dititipkan. Jumlah itu diperkirakan akan bertambah seiring masih berlangsungnya arus mudik.

“Dari kemarin sampai hari ini masih sekitar 30 ekor. Tapi biasanya tanggal 20 sampai 21 Maret mulai ramai lagi,” ujarnya dikutip pada Minggu (22/3/2026).

Dibanding Lebaran tahun lalu, jumlah penitipan tahun ini cenderung menurun. Jika sebelumnya bisa mencapai lebih dari 200 hewan selama musim mudik, kini angkanya lebih rendah. Nesta menduga faktor penyebabnya adalah semakin banyaknya jasa penitipan hewan di berbagai pet shop, sehingga pelanggan tersebar lebih merata.

Meski demikian, momen Lebaran tetap menjadi periode tersibuk. Pada hari biasa, jumlah hewan yang dititipkan berkisar di bawah sepuluh ekor per hari. Namun saat musim mudik, angka itu bisa melonjak hingga lebih dari 30 ekor dalam sehari.

Dari berbagai jenis hewan, kucing masih menjadi primadona penitipan. Selain jumlahnya yang memang lebih banyak dipelihara, perawatannya dinilai lebih praktis dibanding hewan lain. Dalam kondisi penuh, tempat ini mampu menampung hingga 400 ekor.

“Lama penitipan bervariasi, mulai dari tiga hari hingga satu minggu, tergantung durasi libur pemilik,” kata Nesta.

Tarif penitipan kucing berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per hari. Sementara anjing memiliki tarif berbeda sesuai ukuran dan fasilitas kandang. Pemilik bisa menyediakan pakan sendiri atau menggunakan layanan tambahan dari pet shop.

Ahmad Gufron, karyawan lainnya, menambahkan bahwa setiap hewan yang dititipkan wajib memenuhi syarat tertentu. Vaksinasi lengkap dan kondisi sehat bebas kutu dan jamur menjadi pemeriksaan utama sebelum hewan diterima.

“Yang penting sudah vaksin dan dalam kondisi sehat, bebas kutu dan jamur. Itu yang kita cek di awal,” ujarnya.

Jika ditemukan masalah kesehatan seperti kutu atau jamur, petugas akan langsung memberikan perawatan—mulai dari obat hingga salep, untuk mencegah penularan ke hewan lain.

Selama masa Lebaran, pengelola menyiapkan sistem kerja bergiliran. Hewan-hewan tidak hanya diberi makan sesuai kebiasaan, tetapi juga diajak bermain agar tidak stres selama ditinggal pemiliknya.

“Tidak hanya di kandang, hewan juga diajak main. Supaya tidak bosan,” kata Gufron.

Bagi para perantau, jasa penitipan seperti ini menjadi solusi praktis saat mudik. Sementara bagi pengelola, momen Lebaran selalu menghadirkan dinamika tersendiri, kandang yang semula lengang berubah menjadi ramai oleh dengkuran dan lenguhan hewan yang setia menunggu keluarganya pulang.

 

 

Sumber: RRI

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

1 week ago
3 weeks ago
4 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!