Kebakaran melanda satu unit ruko semi permanen di Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Rabu (21/1/2026)/Foto: Humas Pemkab Siak.Indoragamnewscom, SIAK – Warga Jalan Sultan Ismail, Kampung Dalam, mendadak gencepar pada Rabu malam (21/1). Sebuah ruko semi permanen yang merupakan toko peralatan pancing ludes dilalap si jago merah.

Diduga kuat, ledakan api dipicu oleh musuh dalam selimut yang ada di setiap dapur, kebocoran tabung gas.
Api mulai terlihat berkobar hebat sekitar pukul 21.30 WIB. Besarnya kobaran api sempat mengancam bangunan di sekitarnya. Beruntung, tim pemadam dari Cluster 1 Siak dan Cluster 6 Mempura bergerak secepat kilat dengan mengerahkan armada tangki berkapasitas total 15.000 liter air.
Kepala BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, mengungkapkan betapa krusialnya kecepatan waktu dalam memutus rantai api malam itu.

“Petugas kami langsung ke lokasi pada pukul 21.35 WIB dan berupaya memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan di sekitarnya. Proses pemadaman selesai pada pukul 22.40 WIB,” jelas Novendra, Jumat (23/1/2026).
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil ditaksir cukup besar. Tragedi ini menjadi tamparan keras bagi warga Siak untuk tidak lagi meremehkan kondisi selang atau regulator gas di tempat usaha maupun rumah tinggal.
Novendra menegaskan bahwa kewaspadaan terhadap instalasi gas adalah harga mati jika ingin terhindar dari musibah serupa.
“Kami menghimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap penggunaan tabung gas dan rutin memeriksa instalasi guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tegas Novendra.
Setelah berjuang selama lebih dari satu jam, petugas memastikan tidak ada bara yang tersisa di balik puing-puing ruko pancing tersebut. Lokasi dinyatakan kondusif sebelum para personel ditarik mundur ke posko.
“Seluruh personel dan peralatan kembali ke posko dalam kondisi aman, dan lokasi telah kondusif,” pungkasnya.






