Underpass Beurawe sudah bisa dilalui kembali oleh pengendara setelah sempat ditutup selama lima hari karena genangan air/Foto: Dinas PUPR AcehIndoragamnewscom, ACEH-Underpass Beurawe di Kota Banda Aceh kembali dilalui pengendara setelah sempat ditutup lima hari akibat genangan air. Penyebabnya: pencurian kabel pompa di kawasan tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kota Banda Aceh, Rulli Syahreza, mengatakan pemasangan kabel pompa telah selesai sehingga akses dibuka kembali untuk umum.
“Alhamdulillah, underpass Beurawe sudah kami buka dari jam 5 pagi tadi. Setelah kemarin kita berupaya semaksimal mungkin, pada malamnya pompa baru bisa beroperasi kembali pada jam 9 malam. Makanya tadi pagi langsung kita buka akses untuk pengendara,” ujar Rulli didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Banda Aceh, Fernanda dikutip Minggu (10/5/2026).
Meski akses kendaraan telah dibuka, pemulihan sistem pompa masih berlangsung. Saat ini baru satu pompa yang beroperasi. Tiga pompa lainnya diduga mengalami kerusakan pada bagian dinamo.

“Untuk sementara satu pompa yang beroperasi. Tiga lagi mau diangkat sore ini, diperkirakan terjadi kerusakan pada dinamonya,” kata Rulli.
Pemerintah Kota Banda Aceh akan memperkuat pengamanan fasilitas publik di kawasan underpass. Langkahnya meliputi pemasangan CCTV oleh Diskominfotik, penambahan lampu taman oleh DLHK3, serta patroli rutin oleh Satpol PP dan WH.
Rulli mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas umum. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar, ujarnya, diperlukan agar aset publik tetap terawat dan bisa dimanfaatkan optimal.







Tidak ada komentar