Ilustrasi segelas air putih dan potongan buah semangka untuk menu sahur/Ilustrasi: Indoragamnewscom
Indoragamnewscom– Puasa menuntut ketahanan fisik dan mental, terutama saat menahan haus di tengah cuaca panas. Para ahli gizi membagikan sejumlah tips puasa anti haus yang bisa diterapkan agar ibadah tetap lancar tanpa rasa haus berlebihan.

Langkah pertama adalah memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka. Ahli gizi menganjurkan konsumsi minimal delapan gelas sehari dengan pola 2-4-2, yakni dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur. Pola ini membantu tubuh terhidrasi sepanjang hari tanpa membuat perut terasa penuh. Minuman berkafein seperti kopi dan teh sebaiknya dihindari karena sifatnya diuretik yang dapat mempercepat pengeluaran cairan tubuh.
Kedua, konsumsi makanan yang mengandung banyak air. Buah-buahan seperti semangka, melon, dan jeruk serta sayuran seperti timun, tomat, dan selada menjadi pilihan tepat saat sahur. Makanan-makanan ini membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa.
Ketiga, hindari makanan asin, pedas, dan berminyak. Makanan tinggi garam seperti ikan asin, makanan cepat saji, atau makanan pedas dengan cabai berlebih dapat meningkatkan rasa haus. Kadar natrium yang tinggi membuat tubuh memerlukan lebih banyak air untuk menyeimbangkannya. Pilihan makanan sehat dengan kandungan garam rendah lebih dianjurkan saat sahur.

Keempat, batasi minuman manis. Meskipun es teh atau sirup terasa menggoda saat berbuka, konsumsi berlebihan saat sahur justru membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Kandungan gula tinggi bukan hanya meningkatkan kadar gula darah dengan cepat, tetapi juga menyebabkannya turun drastis dalam waktu singkat. Hal ini dapat memicu tubuh mudah lelah dan lebih cepat merasa haus. Air kelapa muda alami menjadi alternatif yang lebih sehat dan menghidrasi.
Kelima, gunakan pakaian yang nyaman dan hindari aktivitas berat. Pakaian berbahan katun yang ringan membantu tubuh tetap dingin. Aktivitas fisik berat yang memicu keringat berlebih, seperti olahraga intens di siang hari, sebaiknya dihindari. Olahraga dapat dilakukan satu hingga dua jam sebelum atau setelah berbuka.
Keenam, jaga suhu tubuh tetap dingin. Berada di ruangan ber-AC atau menggunakan kipas angin dapat mengurangi penguapan cairan dari tubuh. Jika harus berada di luar ruangan, gunakan pelindung seperti topi atau payung untuk menghindari paparan sinar matahari langsung.
Ketujuh, tidur yang cukup. Tidur siang selama 15–30 menit membantu tubuh memulihkan energi dan mengurangi rasa haus. Meditasi atau yoga ringan juga bisa menjadi alternatif untuk menenangkan tubuh dan pikiran selama berpuasa.
“Menjaga tubuh tetap terhidrasi selama puasa membutuhkan pola hidup yang sehat dan teratur,” demikian penjelasan dalam panduan tersebut.




