Petani Bawang Merah di Brebes/Foto: Humas Ditjen HortikulturaIndoragamnewscom, JAKARTA-Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, menyatakan kebanggaannya atas capaian produksi Pabrik Pengolahan Bawang Merah Kelompok Tani Sidomakmur (PT Sinergi Brebes Inovatif) di Desa Sidamulya, Brebes.

Keberhasilan tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari pemanfaatan serta pemetaan agroecological zone yang dilakukan secara tepat dan terencana.
“Saya sangat bangga dan kagum dengan hasil produksi bawang Brebes ini ya, sebetulnya kalau kita memetakan agroecological zone dengan baik itu kita tidak akan ada import bawang,” kata Endang Setyawati dikutip Minggu (1/3/2026).
Ia mengingatkan, pada masa lalu saat panen raya sering terjadi impor bawang yang merugikan petani. Sekitar lima belas tahun silam, masyarakat yang melintas di jalan-jalan Brebes bahkan kerap diberi bawang akibat over supply dan impor. Namun kini, ia melihat perubahan signifikan dengan hadirnya hilirisasi.

“Nah saya bangga sekali sekarang sudah ada perubahan apalagi ada hilirisasi ditambah ada koperasi, koperasi desa merah putih ini diharapkan supaya tidak ada pelarian modal dari desa ke kota. Karena kebanyakan kalau melalui bank itu selalu ada undang-undangnya. Nah kalau koperasi itu hasil usahanya untuk kesejahteraan para anggotanya,” imbuhnya.
Endang juga mengapresiasi capaian ekspor bawang merah ke sejumlah negara tetangga. Ia berharap hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kemarin dihitung bahwa satu hektar itu membutuhkan biaya Rp140 juta dan setelah panen bisa menghasilkan Rp250 juta sampai Rp350 juta. Itu kan bukan main. Saya yang doktor saja belum tentu dapat gaji sekian,” ujarnya.
Ia berharap langkah positif ini terus dikembangkan dan dijadikan grand strategi bagi desa-desa lain yang memiliki potensi lokal andalan.
Endang mengingatkan agar potensi dalam negeri tidak diklaim negara lain, seperti yang kerap terjadi pada komoditas jengkol dan petai yang dicap sebagai produk Thailand padahal berasal dari Indonesia.







Tidak ada komentar