Gol Richarlison di menit ke-90 sukses mencuri hasil imbang 1-1 melawan Liverpool di Anfield, Minggu (15/3/2026)/Foto: Tottenham HoutspurIndoragamnewscom-Manajer Tottenham Hotspur, Igor Tudor, menegaskan dirinya tidak pernah memikirkan masa depan meskipun tekanan terus meningkat setelah memulai kariernya di Spurs dengan lima kekalahan beruntun.

Gol Richarlison di menit ke-90 sukses mencuri hasil imbang 1-1 melawan Liverpool di Anfield, Minggu (15/3/2026), sekaligus mengamankan poin perdana bagi pelatih asal Kroasia tersebut.
Hasil imbang ini sedikit meredakan tekanan yang menerpa Tudor, yang mengambil alih tim dari Thomas Frank pada Februari lalu. Spurs saat ini hanya terpaut satu poin di atas zona degradasi dan berada di peringkat ke-16 klasemen Premier League.
Dengan sembilan pertandingan tersisa, termasuk laga krusial melawan sesama tim penghuni papan bawah Nottingham Forest akhir pekan depan, perjuangan Tottenham untuk bertahan di kasta tertinggi masih panjang.

“Saya sudah melatih selama 15 tahun, tidak pernah satu detik pun memikirkan masa depan saya,” ujar Tudor dalam konferensi pers setelah pertandingan, merespon pertanyaan yang sempat memicu ketegangan dalam wawancara televisi pasca laga.
“Saya tidak pernah memikirkan masa depan saya, masa lalu saya, saya selalu berpikir tentang latihan besok, bagaimana membantu para pemain. Saya tidak membaca apa pun, tidak menonton apa pun, masa depan hanyalah imajinasi, masa depan tidak ada. Ini adalah hal konstan tentang hari ini, tentang besok, latihan,” tegasnya.
Tudor mengatakan hasil imbang ini membawa “udara segar” dan membantu meningkatkan kepercayaan diri para pemain yang telah menelan tujuh kekalahan beruntun sebelum ia tiba. Spurs tercatat belum pernah menang dalam sepuluh pertandingan di semua kompetisi dan dilanda badai cedera parah.
Melawan Liverpool, Tudor harus kehilangan 13 pemain karena cedera dan skorsing . Bek Micky van de Ven absen karena akumulasi kartu merah, sementara Cristian Romero dan Joao Palhinha harus menepi akibat protokol gegar otak setelah berbentrokan di laga melawan Atletico Madrid.
Di lini tengah, nama-nama seperti James Maddison, Rodrigo Bentancur, dan Dejan Kulusevski juga masih berada di ruang perawatan.
“Semangat tim yang bagus, melihat situasi tim hari ini datang ke sini ke Anfield dengan 12 pemain (absen). Jadi ini adalah sesuatu yang besar. Kami bertahan dalam permainan, kami percaya, saya merasa kami bisa mencetak gol, para pemain juga merasakannya, jadi ini menyenangkan,” tambah Tudor.
Pelatih asal Kroasia itu mengakui besarnya tantangan yang dihadapinya di Tottenham, bahkan mengaku terkejut dengan situasi yang ada. “Hari ini, melihat bangku cadangan Liverpool, itu membuat Anda merasa berbeda. Jadi, tanpa memiliki skuad yang lengkap saat ini, Anda tidak bisa bekerja secara harian, semuanya hampir mustahil,” keluhnya.
“Ini adalah jalan panjang menuju tujuan kami, yaitu bertahan di Premier League, tapi hari ini penting untuk menunjukkan apa yang mereka tunjukkan, terlepas dari hasilnya,” pungkas Tudor.




Tidak ada komentar