Roman Paparyga (kana) Jatuh Hati pada Persis Solo, Striker Ukraina Ini Terkesima Fanatisme Suporter/Foto: Divi/ IndoragamnewscomIndoragamnewscom, SOLO-Striker asal Ukraina, Roman Paparyga, mengaku terkesan dengan atmosfer sepak bola Indonesia sejak bergabung dengan Persis Solo musim ini.

Ia menilai tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu memiliki mental kompetisi tinggi dan fanatisme suporter yang luar biasa, meskipun masih dalam tahap adaptasi termasuk kendala bahasa.
“Bagus, ini tim yang bagus. Kami terus berjuang untuk kompetisi dan keluar dari zona degradasi,” ujar Roman kepada wartawan di Solo, Senin (16/3/2026).
Didatangkan sebagai bagian dari kekuatan baru Persis, Roman mengaku tidak mengalami banyak kesulitan di dalam tim. Kendala terbesar justru soal bahasa.

Ia mengatakan bisa menggunakan bahasa Ukraina dan sedikit bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan rekan setim maupun staf pelatih selama latihan dan pertandingan.
Namun keterbatasan bahasa tidak menghalangi dirinya untuk cepat merasa nyaman. Menurut Roman, suasana tim yang hangat membuat proses adaptasi berjalan lebih mudah.
Soal dukungan suporter, Roman langsung menunjukkan antusiasme. Baginya, fanatisme suporter menjadi kekuatan besar yang mampu menambah semangat pemain di lapangan.
“Suporter Solo sangat bagus. Mereka sangat fanatik,” katanya.
Ia mengaku merasakan sendiri bagaimana energi dari tribun bisa memengaruhi permainan. Dukungan tanpa henti dari suporter membuat pemain terpacu untuk tampil lebih ngotot dan tidak mudah menyerah dalam situasi apa pun.
Sebagai pemain yang baru merasakan atmosfer sepak bola Indonesia, Roman menilai Persis Solo memiliki modal besar untuk terus bersaing. Kombinasi antara tim yang solid dan dukungan suporter yang fanatik membuatnya optimistis bisa menjalani musim dengan hasil yang baik.
Saat ini Persis Solo tengah berjuang keluar dari papan bawah klasemen BRI Super League 2025/2026. Setelah kemenangan 3-0 atas Bali United pekan lalu, tim asuhan Milomir Seslija berhasil naik ke peringkat 15 dengan koleksi 20 poin, keluar dari zona merah.
Namun posisi tersebut masih jauh dari aman mengingat beberapa tim juga mengoleksi poin yang sama.
Roman pun berharap bisa memberikan kontribusi maksimal sebagai striker dan membantu Persis Solo meraih prestasi, sekaligus membalas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya sejak pertama datang ke Kota Bengawan.






