UI Kena Murka DPR Gara-gara Pengumuman Lolos Berubah Mendadak

3 menit membaca
Nandang Permana
News, Politik - 18 Mar 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Polemik pengumuman hasil seleksi mahasiswa baru jalur Talent Scouting Universitas Indonesia berbuntut panjang.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan kekecewaan mendalam atas insiden yang merugikan calon mahasiswa dan mempertanyakan profesionalitas penyelenggaraan seleksi di perguruan tinggi ternama tersebut.

Permasalahan mencuat setelah pengumuman yang dirilis pada Selasa (17/3/2026) pukul 21.30 WIB mengalami perubahan dalam waktu singkat.
Sejumlah calon mahasiswa yang semula dinyatakan lolos, secara tiba-tiba berubah status menjadi tidak diterima. Kejadian ini memicu protes publik dan viral di media sosial.

“Ini sangat mengecewakan dan merugikan calon mahasiswa. Banyak dari mereka sudah menerima ucapan selamat karena dinyatakan lolos, tetapi kemudian statusnya berubah. Hal ini tidak bisa dianggap sebagai kesalahan kecil,” ujar Lalu Hadrian di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Politikus Fraksi PKB itu menegaskan bahwa alasan kesalahan teknis pada situs tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, proses pengumuman sebelumnya berjalan lancar dan dapat diakses publik, sehingga perubahan mendadak tersebut menimbulkan tanda tanya besar terkait tata kelola sistem penerimaan mahasiswa.

“Kalau memang sejak awal sistem bermasalah, seharusnya tidak dilakukan pengumuman. Ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola sistem penerimaan mahasiswa,” tegasnya.

Menanggapi polemik tersebut, Universitas Indonesia buka suara melalui pernyataan resmi. Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Erwin Panigoro, menjelaskan bahwa ketidaksesuaian tampilan status hasil seleksi terjadi dalam rentang waktu 40 menit akibat sistem yang menampilkan data belum final.

“Ketidaksesuaian ini terjadi dalam rentang waktu 40 menit setelah sistem menampilkan data yang belum final. Momen ini dapat menimbulkan kebingungan dan kekecewaan, terutama bagi pendaftar yang sempat menerima informasi yang belum sesuai,” ujar Erwin dalam keterangan resmi, Rabu (18/3/2026).

UI memastikan bahwa saat ini sistem telah kembali normal dan hasil seleksi yang ditampilkan di laman enrollment.ui.ac.id merupakan hasil final dan resmi melalui proses yang adil dan transparan. Kampus juga membuka layanan bantuan melalui email sipp@ui.ac.id bagi peserta yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut.

Lalu Hadrian mendesak Rektor UI untuk segera melakukan investigasi menyeluruh serta memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik. Selain itu, ia meminta agar calon mahasiswa yang sebelumnya telah dinyatakan diterima dikembalikan statusnya sebagai peserta yang lolos seleksi.

“Jangan sampai kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi ternama seperti UI rusak hanya karena persoalan ini. Hak calon mahasiswa harus dilindungi,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa peristiwa ini menjadi pertaruhan besar bagi kredibilitas UI dalam menyelenggarakan proses penerimaan mahasiswa baru. “Sebagai perguruan tinggi unggulan, UI seharusnya menjunjung tinggi profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas. Kejadian ini harus menjadi evaluasi serius agar tidak terulang di masa mendatang,” pungkasnya.

UI sendiri membuka sejumlah jalur pendaftaran lain bagi calon mahasiswa yang belum berhasil melalui Talent Scouting, di antaranya SNBT pada 25 Maret-7 April 2026, PPKB pada 15 Mei-19 Juni 2026, Seleksi Jalur Prestasi pada 4-30 Mei 2026, serta SIMAK Sarjana dan Vokasi pada 8 Mei-5 Juni 2026.

 

Bagikan Disalin

IKLAN

INSTAGRAM

2 months ago
2 months ago
2 months ago
3 months ago
3 months ago

x
x
CLOSE ADS