Cagar Alam Rawa Danau, Hutan Air Tawar Terbesar di Pulau Jawa

2 menit membaca
Evan Permana
Wisata - 02 Apr 2026

Indoragamnewscom-Cagar Alam Rawa Danau, yang juga dikenal dengan nama Rawa Dano, merupakan salah satu hutan air tawar terbesar di Pulau Jawa dengan luas mencapai 2.000 hektare dan panjang sekitar 10 kilometer.

Terletak 15 kilometer di sebelah barat Kota Serang, cagar alam ini masuk dalam tiga kecamatan: Padarincang, Pabuaran, dan Mancak, Kabupaten Serang, Banten.

Destinasi ini menawarkan pengalaman menyusuri rawa menggunakan sampan, menyaksikan gerombolan kera, serta beragam burung, termasuk bangau putih yang kerap terlihat di kawasan tersebut.

Untuk menuju Cagar Alam Rawa Danau, pengunjung disarankan berkonsultasi terlebih dahulu dengan pegawai Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kota Serang sebagai pihak pengelola.

Lokasi yang sulit dan minimnya penunjuk arah dapat membuat wisatawan tersesat. Desa Cikedung di Kecamatan Padarincang menjadi titik lokasi pemberhentian pertama yang harus dituju, dari mana pengunjung melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

Pemandangan berupa pematang sawah hingga menyusuri sungai menjadi sajian sekaligus medan yang harus dilalui. Lama perjalanan bisa mencapai sekitar satu jam. Pengunjung diharapkan berhati-hati dengan lumpur licin yang dapat menyebabkan tergelincir ke tepian sungai.

Waspada juga terhadap lintah yang banyak bersembunyi di balik lumpur, binatang ini akan melekat di kaki dan menghisap darah hingga membuat kulit lecet. Sebaiknya gunakan celana panjang atau sepatu karet untuk meminimalkan risiko.

Seluruh area cagar alam ini didominasi air dengan kedalaman bervariasi antara 4 hingga 6 meter, tergantung pada banyaknya eceng gondok yang mengapung. Menikmati kawasan ini harus menggunakan sampan sebagai alat transportasi.

Sambil mengayuh sampan, wisatawan akan diajak menyusuri rawa-rawa. Sesekali sampan akan tersangkut oleh eceng gondok, mengharuskan pengunjung bekerja sama untuk menarik tanaman tersebut dan mengayuh lebih keras.

Pemandangan yang disajikan tidak hanya terfokus pada eceng gondok dan rawa, tetapi juga fauna yang mendiami cagar alam. Gerombolan kera menjadi objek yang paling sering terlihat di sisi danau, mengintip dan melompat dari dahan ke dahan.

Burung bangau berwarna putih menjadi jenis burung yang paling sering menunjukkan jati dirinya, baik saat hinggap di pucuk pohon maupun terbang bersama kawanan.

Menyusuri Cagar Alam Rawa Danau bisa menghabiskan waktu seharian, bahkan tidak cukup untuk melihat keseluruhan keindahannya. Namun hanya dengan menikmati sebagian kecil area, pengunjung dipastikan pulang dengan kenangan yang tak terlupakan.

Cagar alam ini juga berfungsi sebagai kawasan konservasi yang dilindungi, menjadi habitat bagi berbagai flora dan fauna langka serta berperan penting dalam menjaga tata air di wilayah sekitarnya.

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!