Kulit Jeruk/Ilustrasi: IndoragamnewscomIndoragamnewscom-Rasanya asam manis menyegarkan. Tapi setelah dagingnya habis, kulit jeruk langsung meluncur ke tempat sampah.

Kebiasaan itu mungkin perlu diubah. Kulit jeruk—yang teksturnya pahit dan keras itu—menyimpan kandungan nutrisi yang tak terduga. Dalam 100 gram kulit jeruk, terkandung 136 mg vitamin C, 161 mg kalsium, 212 mg kalium, serta 10,6 gram serat . Jumlah vitamin C-nya bahkan tiga kali lipat dari daging buahnya sendiri .
Apa saja manfaat yang selama ini terbuang?
1. Jantung Lebih Sehat

Kulit jeruk mengandung hesperidin, flavonoid yang membantu menjaga tekanan darah dan kolesterol. Ada pula polymethoxylated flavones (PMFs) yang disebut lebih efektif menurunkan kolesterol dibandingkan beberapa obat-obatan . Serat pektin di dalamnya juga berperan mengendalikan kadar lemak darah, mencegah aterosklerosis atau penumpukan lemak di dinding arteri.
2. Tulang Tetap Kuat
Magnesium, kalsium, dan potassium dalam kulit jeruk bekerja bersama menjaga kepadatan tulang. Bagi perempuan lanjut usia, ini penting untuk mencegah osteoporosis.
3. Pencernaan Lancar
Pektin tidak hanya melawan sembelit dengan mengontrol pergerakan usus. Serat ini juga merangsang pertumbuhan bakteri baik di usus.
4. Diet Didukung
Vitamin C dalam kulit jeruk berperan meningkatkan metabolisme, yang membantu pembakaran lemak. Cara praktisnya: buat teh kulit jeruk. Kupas, cuci, keringkan, lalu seduh dengan air panas. Tambahkan madu jika suka.
5. Risiko Kanker Menurun
Flavonoid dalam kulit jeruk dapat menghambat protein RLIP76 yang terkait perkembangan kanker. Senyawa limonene di dalamnya juga memiliki efek perlindungan terhadap risiko kanker.
6. Gula Darah Terkendali
Pektin membantu mengontrol kadar gula darah. Penelitian bahkan melaporkan ekstrak kulit jeruk dapat membantu mencegah nefropati diabetik, kondisi yang terkait dengan diabetes.
7. Mata Tetap Sehat
Selain vitamin A, flavonoid dalam kulit jeruk terbukti membantu melawan efek radikal bebas yang dapat merusak mata dan menyebabkan degenerasi makula terkait usia.
8. Rambut Berkilau
Campurkan kulit jeruk dengan cuka sari apel. Aplikasikan setelah keramas, bilas. Hasilnya rambut sehat dan berkilau.
9. Wajah Cerah Alami
Antioksidan dalam kulit jeruk melawan radikal bebas penyebab keriput dan kulit kendur. Kulit jeruk bisa dijadikan toner alami. Kandungan vitamin C-nya menjaga kulit tetap kenyal, mencegah kusam, dan memberikan tampilan bercahaya.
10. Gigi Putih Kembali
D-limonene, senyawa dalam kulit jeruk, terbukti efektif menghilangkan warna kuning pada gigi. Gosokkan bagian putih kulit jeruk ke gigi secara teratur.
11. Udara Ruangan Segar
Rebus kulit jeruk dalam air. Aromanya yang segar tidak hanya membuat ruangan nyaman, tapi juga membantu menghilangkan stres.
12. Napas Tak Lagi Bau
Kunyah sejumput kulit jeruk sebelum menggosok gigi. Tapi ingat: jangan berlebihan. Asam yang terlalu banyak bisa merusak enamel gigi.
Efek samping yang perlu diperhatikan
Kulit jeruk aman dikonsumsi, tapi tidak untuk semua orang. Kandungan oksalatnya dapat memicu batu ginjal pada individu rentan. Pestisida juga kerap menempel di lapisan kulit luar, jadi pastikan mencuci jeruk dengan saksama sebelum mengolah kulitnya.
Bagi yang berminat berbisnis, varietas jeruk dekopon bisa menjadi alternatif. Tapi untuk urusan manfaat kesehatan dan kecantikan, jeruk biasa pun, kulitnya sudah lebih dari cukup.






