Timwas Haji DPR: Pengetatan Istitha’ah Kesehatan Harus Diperketat, Jangan Ada “Main Mata”

2 menit membaca
Ninding Yulius Permana
News, Politik - 19 Mei 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, Abidin Fikri, menyoroti panjangnya daftar tunggu haji Indonesia sebagai salah satu penyebab meningkatnya kerentanan kesehatan jemaah di Tanah Suci. Banyak calon jemaah baru mendapat giliran berangkat saat usia sudah lanjut dengan risiko penyakit lebih tinggi.

Abidin menegaskan pengetatan istitha’ah kesehatan harus menjadi prioritas agar risiko kesehatan jemaah dapat ditekan sejak sebelum keberangkatan. Pemeriksaan kesehatan tidak boleh sekadar formalitas. Ia mengingatkan agar tidak ada kompromi dalam menentukan kelayakan kesehatan calon jemaah.

“Yang diperketat itu adalah istitha’ah kesehatan. Jadi jangan sampai main mata di daerahnya,” tegasnya saat melakukan pengawasan penyelenggaraan ibadah haji di Makkah dikutip Selasa (19/5/2026).

Abidin menjelaskan persoalan kesehatan jemaah tidak bisa dilepaskan dari keterbatasan jumlah tenaga medis yang bertugas di Arab Saudi. Setiap tambahan petugas kesehatan akan berdampak pada berkurangnya kuota jemaah haji Indonesia. “Kalau katakanlah dua perawat, satu dokter atau dua dokter dua perawat, jumlah kuota kita berapa? Kalau itu nambah satu perawat, itu sudah mengambil kuota dari jemaah,” ujar legislator Dapil Jawa Timur IX ini.

DPR menilai solusi paling realistis bukan hanya menambah petugas kesehatan, tetapi memastikan jemaah yang berangkat benar-benar memenuhi standar kesehatan. Dengan begitu, beban layanan kesehatan di Tanah Suci dapat lebih terkendali.

“Kalau kita ketat dalam menentukan istitha’ah kesehatan, insya Allah kejadian beberapa tahun terakhir bisa ditekan sehingga petugas kesehatannya bisa bekerja efektif,” katanya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 days ago
2 weeks ago
3 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!