Perusak Bronjong Sungai di Gorontalo Ditegur Wagub: Bisa Picu Banjir Lagi

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah - 31 Mei 2026

Indoragamnewscom, GORONTALO-Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menemukan fakta mengejutkan saat meninjau lokasi banjir bandang di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara, Jumat (29/5/2026). Kawat bronjong pengendali banjir yang dibangun pemerintah dipotong oknum. Batu di dalamnya dijual.

“Saya mendapat informasi ada kawat bronjong yang digunting lalu batunya dijual. Hal ini bisa menyebabkan longsor dan memicu banjir,” ujar Idah dikutip Minggu (31/5/2026).

Ia meminta masyarakat bersama-sama menjaga fasilitas yang sudah dibangun. “Dampaknya untuk kita semua,” tegasnya.

Banjir bandang melanda Biau sejak Selasa malam (26/5/2026), menjelang Hari Raya Iduladha. Curah hujan ekstrem mengguyur terus-menerus, menyebabkan air meluap merendam lima desa.

3.034 Jiwa Terdampak, Dapur Umum Diperpanjang

Data Posko Tagana Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo mencatat 820 kepala keluarga atau 3.034 jiwa terdampak. Rinciannya: Desa Didingga 200 KK (269 jiwa), Desa Omuto 168 KK (562 jiwa), Desa Bualo 212 KK (771 jiwa), Desa Biau 188 KK (717 jiwa), dan Desa Luhuto 52 KK (715 jiwa).

Dapur umum beroperasi sejak hari pertama bencana. Awalnya dijadwalkan berakhir Jumat (29/5/2026) malam, namun diperpanjang satu hari hingga Sabtu (30/5/2026) atas permintaan Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu kepada Wagub.

“Kami langsung mengoordinasikan seluruh personel Posko Dapur Umum untuk tetap siaga dan melanjutkan pelayanan,” kata Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata.

Selain makanan siap saji, pemerintah juga menyalurkan bantuan air bersih layak konsumsi.

Wagub Sambangi KAT, Puskesmas, dan SMP

Dalam kunjungannya, Wagub Idah bersama Bupati Thariq Modanggu mendatangi kawasan Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang dihuni 54 kepala keluarga. Ia berdialog langsung dengan warga memastikan kebutuhan dasar terpenuhi.

Peninjauan dilanjutkan ke Puskesmas Biau. Di sana, Wagub sempat bertemu dengan seorang warga yang melahirkan secara normal di tengah situasi banjir. Fasilitas SMP Negeri 1 Biau yang turut terdampak juga disambangi.

Wagub juga menyerahkan bantuan: lima karton sarung, 44 paket perlengkapan mandi, 18 paket perlengkapan wanita, delapan pak popok, serta 24 pcs mukena.

Operasional dapur umum didukung Tagana, TNI/Polri, BPBD Provinsi dan Kabupaten, serta relawan.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

1 week ago
3 weeks ago
4 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!