Bupati Batang Minta KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah - 12 Jun 2026

Indoragamnewscom, BATANG-Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong penguatan akses transportasi. Setelah sejumlah kereta berhenti di Stasiun Batang, kini Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengupayakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek turut berhenti di stasiun tersebut.

“Kalau ingin Batang dikenal luas dan banyak dikunjungi orang, daerahnya harus kita tata dengan baik dan akses transportasinya juga harus dibuka. Stasiun Batang harus menjadi pintu gerbang orang luar masuk ke Kabupaten Batang,” jelasnya di Aula Bupati Batang, Kamis (11/6/2026).

Faiz mengatakan, pemerintah daerah terus berkomunikasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) agar kereta-kereta besar dapat berhenti di Stasiun Batang. Sejumlah layanan kereta yang sebelumnya telah berhenti di Stasiun Batang dinilai memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat.

“Kereta besar harus bisa berhenti di Batang supaya orang dari luar daerah lebih mudah datang. Sekarang Joglosemarkerto juga sudah berhenti di Batang dan respons masyarakat, terutama anak muda, sangat positif,” terangnya.

Saat ini, Pemkab Batang tengah mengupayakan penghentian KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasarturi. Selama ini kereta cepat itu menerapkan pola perjalanan dengan perhentian terbatas, khususnya di jalur Pantura Jawa Tengah yang hanya melayani naik turun penumpang di Stasiun Pekalongan.

“Kalau nanti Argo Bromo Anggrek bisa berhenti di Batang, orang akan semakin mudah datang melihat potensi industri, investasi, sampai destinasi wisata kita. Ini akan sangat membantu pertumbuhan ekonomi daerah,” imbuhnya.

Selain memperkuat sektor industri, Pemkab Batang juga melihat konektivitas kereta api berpotensi mendukung mobilitas pendidikan dan pariwisata. Kehadiran layanan Joglosemarkerto disambut antusias kalangan pelajar dan mahasiswa karena mempermudah akses perjalanan ke sejumlah kota tujuan di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Pemkab Batang optimistis peningkatan aksesibilitas transportasi akan menjadi salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah, seiring dengan pengembangan kawasan industri, pariwisata, dan ekonomi kreatif. “Semakin mudah akses menuju Batang, maka peluang investasi, kunjungan wisata, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat juga akan semakin terbuka,” pungkasnya.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
1 month ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!