Lalu lintas di kawasan Nagreg saat arus mudik/Foto: IstimewaIndoragamnewscom, GARUT-Kawasan Nagreg di jalur selatan Jawa Barat mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan pada arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Menyikapi kondisi tersebut, kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan.

Kapolsek Kadungora, Alit Kadarusman, menyatakan penerapan one way dilakukan dari pertigaan Cagak Nagreg menuju arah Garut. Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya arus kendaraan dari Bandung menuju wilayah timur.
“Penerapan one way ini dilakukan dari pertigaan Cagak Nagreg ke arah Garut. Hal ini karena arus kendaraan dari arah Bandung menuju wilayah timur sudah mulai mengalami peningkatan,” ujar Alit di Pos Pam Kadungora Polres Garut, Kamis (19/3/2026).
Menurutnya, lonjakan arus mudik sudah terlihat sejak malam hari dan terus berlanjut hingga saat ini. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, jumlah kendaraan yang melintas tahun ini mengalami peningkatan. Faktor libur Lebaran yang lebih panjang, termasuk bagi aparatur sipil negara dan pelajar, disebut mempengaruhi tingginya volume kendaraan.

“Jika dibandingkan tahun 2025, tahun ini ada peningkatan. Hal ini dipengaruhi oleh masa libur Lebaran yang lebih panjang, termasuk libur bagi ASN dan pelajar,” tambahnya.
Kepolisian mengimbau para pemudik, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pemudik diminta tidak ugal-ugalan, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Masyarakat diimbau tidak ugal-ugalan di jalan, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” tuturnya.






