Ilustrasi Makan Bergizi Gartis (MBG)/ Foto: IstimewaIndoragamnewscom, TEMANGGUNG-Bupati Temanggung Agus Setyawan meminta seluruh guru di Kabupaten Temanggung untuk aktif mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah masing-masing, khususnya terkait kualitas bahan makanan dan kecukupan porsi bagi siswa.

Ia menegaskan bahwa pengawasan perlu dilakukan secara serius karena program yang sepenuhnya dibiayai APBN ini harus dipertanggungjawabkan secara optimal sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik.
“Pengawasan perlu dilakukan secara serius agar makanan yang diberikan benar-benar memenuhi standar gizi dan jumlah yang layak,” kata Agus dikutip Sabtu (11/4/2026).
Ia menegaskan, apabila ditemukan makanan dengan kualitas gizi yang kurang baik atau porsi yang tidak sesuai, pihak sekolah diminta segera melaporkan dan menindaklanjuti temuan tersebut.

“Kalau kualitas makanan yang dikirim secara gizi kurang baik atau volumenya terlalu sedikit, kita semua punya tanggung jawab untuk mengawal,” tegasnya.
Agus juga menyoroti masih adanya temuan makanan dengan kualitas dan nilai gizi yang belum sesuai standar. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena dapat berdampak pada kesehatan dan tumbuh kembang siswa.
Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang diluncurkan secara bertahap sejak awal 2025. Di Kabupaten Temanggung, program ini telah menjangkau lebih dari 50.000 siswa di 450 sekolah dasar dan menengah pertama.
Setiap siswa menerima paket makan siang dengan menu yang disusun berdasarkan standar gizi dari Badan Gizi Nasional, mencakup karbohidrat, protein, sayuran, buah, dan susu.
Pengawasan dari guru menjadi kunci penting karena mereka adalah pihak yang paling dekat dengan siswa dan dapat memantau langsung kualitas makanan yang disajikan. Agus mengajak para guru dan tenaga pendidik agar berperan aktif dalam pengawasan guna mencegah potensi penyimpangan serta memastikan kualitas program tetap terjaga.
“Setidaknya dengan kita ikut mengawasi, kita bisa menghambat tindakan yang tidak benar,” katanya.
Melalui pengawasan yang optimal dari para guru sebagai ujung tombak di sekolah, Pemerintah Kabupaten Temanggung berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan serta tumbuh kembang anak-anak.







Tidak ada komentar