Cara Efektif Sembuhkan Radang Tenggorokan Cepat

3 menit membaca
Padilah Rahayu
News, Ragam - 23 Feb 2026

Indoragamnewscom-Radang tenggorokan menjadi keluhan yang sering muncul, terutama saat daya tahan tubuh menurun. Cara menyembuhkan radang tenggorokan perlu disesuaikan dengan penyebabnya, apakah akibat infeksi virus atau bakteri.

Kondisi ini ditandai rasa sakit, gatal, atau iritasi di tenggorokan yang memburuk ketika menelan makanan maupun minuman. Pada sebagian orang, keluhan disertai pembengkakan dan rasa tidak nyaman yang mengganggu aktivitas harian.

Secara umum, infeksi virus menjadi pemicu terbanyak. Dalam banyak kasus, gejala mereda dalam lima hingga tujuh hari. Istirahat cukup menjadi langkah awal yang disarankan.

Penelitian yang dimuat Physiological Reviews menunjukkan bahwa tidur dapat meningkatkan kekebalan tubuh dalam melawan infeksi. Sebaliknya, kurang tidur meningkatkan kerentanan terhadap penyakit.

Untuk meredakan nyeri, obat antiinflamasi nonsteroid atau NSAID kerap digunakan. Ibuprofen dan naproxen termasuk di dalamnya. Riset yang dipublikasikan pada Deutsches Arzteblatt International menyebutkan NSAID efektif sebagai pengobatan jangka pendek.

Namun, penggunaannya tetap perlu pertimbangan medis. Salah satu jenis NSAID, yaitu diclofenac, diketahui dapat meningkatkan risiko gangguan jantung sehingga konsultasi dokter menjadi langkah penting sebelum konsumsi.

Jika pemeriksaan menunjukkan infeksi bakteri, dokter dapat meresepkan antibiotik. Obat ini harus diminum hingga habis sesuai dosis yang ditentukan. Antibiotik terbukti membantu memperpendek durasi penyakit pada kasus tertentu.

Meski demikian, tidak semua radang tenggorokan membutuhkan antibiotik. Pemberian obat ini umumnya dipertimbangkan pada pasien dengan gejala akut dan indikasi infeksi bakteri yang jelas.

Asupan cairan yang cukup juga berperan penting. Minum air mineral membantu menjaga kelembapan tenggorokan sekaligus mencegah dehidrasi. Saat jaringan tenggorokan tetap lembap, rasa nyeri cenderung berkurang.

Tablet hisap bisa menjadi pilihan pendamping. Produk ini umumnya mengandung mentol yang memberi sensasi lega sementara pada tenggorokan. Meski demikian, tablet hisap bukan terapi utama dan biasanya dikombinasikan dengan pengobatan lain sesuai saran dokter.

Pilihan alami turut dimanfaatkan sebagian orang, salah satunya teh hijau yang dicampur madu. Teh hijau dikenal mengandung antibakteri, pereda nyeri, dan antioksidan yang membantu meredakan peradangan. Madu, menurut sejumlah penelitian, memiliki efek meredakan batuk yang sebanding dengan beberapa obat batuk.

Berkumur dengan air garam menjadi metode rumahan yang sederhana. Garam diyakini membantu menyerap kuman pada area yang meradang. Takaran yang umum dianjurkan adalah setengah sendok teh garam dalam 240 mililiter air, digunakan beberapa kali sehari untuk membantu meredakan keluhan.

Penggunaan humidifier di dalam ruangan dapat menjaga kelembapan udara. Udara yang terlalu kering berpotensi memperparah iritasi tenggorokan. Dengan kelembapan yang terjaga, risiko pertumbuhan jamur dan bakteri yang dapat memperburuk kondisi bisa ditekan.

Selain pengobatan, pengaturan pola makan perlu diperhatikan. Makanan pedas dan asam seperti tomat, jus jeruk, serta soda dapat memperberat iritasi. Minuman yang terlalu panas berisiko menambah rasa nyeri. Produk olahan susu pada sebagian orang memicu rasa tidak nyaman. Minuman beralkohol juga sebaiknya dihindari karena dapat memperparah iritasi dan memperlambat pemulihan.

Bagikan Disalin

IKLAN

INSTAGRAM

2 months ago
2 months ago
2 months ago
3 months ago
3 months ago

x
x
CLOSE ADS