TRENDING

Gerakan Indonesia ASRI, Wali Kota Maulana Bersihkan Terminal Rawasari

3 menit membaca
Nandang Permana
Daerah - 12 Feb 2026

Indoragamnewscom, JAMBI-Wali Kota Jambi Maulana melakukan perombakan besar-besaran terhadap sistem pengelolaan sampah Kota Jambi dengan menyasar kawasan Terminal Rawasari, Rabu (11/2/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi “Gerakan Indonesia ASRI” guna mempersiapkan area tersebut sebagai pusat ekonomi selama Ramadan 1447 H. Melalui kolaborasi antar-OPD, Pemerintah Kota Jambi menargetkan sterilisasi ruang publik dari tumpukan sampah untuk memacu pertumbuhan sektor pariwisata daerah.

Pemerintah Kota Jambi tidak lagi menggunakan pola bertahan dalam menangani limbah. Wali Kota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menginstruksikan perubahan format distribusi sampah melalui program Kampung Bahagia. Fokus utamanya adalah memindahkan titik kumpul sampah langsung ke tingkat rukun tetangga (RT).

“Mulai tahun ini melalui Kampung Bahagia, kita targetkan kebersihan dimulai dari tingkat RT. Di tingkat RT ada Operator Pengelolaan Berbasis Masyarakat (OPBM) untuk mengelola sampah. TPS liar akan kita tutup semua, karena sampah sudah diambil dari rumah ke rumah melalui OPBM,” ujar Maulana saat meninjau langsung aksi gotong royong di Terminal Rawasari.

Untuk memastikan aliran distribusi sampah tidak terhambat, Pemkot Jambi telah mengamankan amunisi baru. Penguatan logistik ini dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal kedua tahun 2026. Hal ini bertujuan agar pengangkutan dari pemukiman ke TPA Talang Gulo berjalan lebih cepat dan efisien.

Maulana menjelaskan, penguatan sistem pengelolaan sampah menjadi prioritas strategis Pemkot Jambi. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah akan menambah armada pengangkut sampah sebanyak 20 unit pada April mendatang, guna mempercepat distribusi sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo.

Selain pembaruan armada, Pemkot Jambi menyiapkan “serangan balik” terhadap masalah limbah melalui ekonomi sirkular. Pada Mei 2026, sebuah pabrik pengolah sampah menjadi pupuk dijadwalkan mulai beroperasi di TPA Talang Gulo.

Aksi di Terminal Rawasari ini juga merespons instruksi langsung dari pemerintah pusat terkait urgensi kesadaran dampak lingkungan. Wali Kota Maulana menekankan bahwa aparatur sipil negara dan masyarakat harus menunjukkan disiplin tinggi dalam menjaga area kerja dan lingkungan sekitar.

“Presiden Prabowo menginstruksikan peningkatan kesadaran terhadap dampak sampah. Karena itu, kita jalankan program bersih-bersih di sekitar kantor masing-masing dua kali dalam seminggu. Ini bentuk disiplin bersama,” tegasnya.

Terminal Rawasari kini tengah dipersiapkan menjadi “arena” utama bagi para pelaku usaha mikro saat bulan puasa. Penataan fisik dan kebersihan menjadi syarat mutlak agar pasar beduk yang direncanakan dapat menarik minat pengunjung dan meningkatkan perputaran uang di masyarakat.

“Kalau lingkungan sudah bersih semua, wisata akan tumbuh dan ekonomi juga ikut tumbuh. Khusus Terminal Rawasari akan difungsikan untuk berbagai kegiatan. Selama Ramadan nanti kita adakan berbagai event,” kata Maulana.

Integrasi antara kebersihan lingkungan dan kesiapan infrastruktur publik ini diharapkan menjadi standar baru bagi setiap wilayah di Kota Jambi melalui gerakan Kampung Bahagia.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Trending Harian

INSTAGRAM

3 days ago
3 weeks ago
3 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!