Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memperkuat ekosistem keselamatan penerbangan nasional melalui penandatanganan kerja sama pemanfaatan sementara Barang Milik Negara (BMN) dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP), Jumat (23/1/2026)/Foto Humas KemenhubIndoragamnewscom, JAKARTA-Keamanan langit Indonesia kini punya “benteng” baru. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menyerahkan pemanfaatan lahan strategis di kawasan Bandara Juanda kepada BMKG dan BNPP (Basarnas).

Bukan sekadar bagi-bagi lahan, langkah ini adalah misi krusial untuk memastikan setiap nyawa penumpang terlindungi dari ancaman cuaca dan risiko kecelakaan.
Benteng Keselamatan di Atas Lahan 16.000 m
Sebanyak total sekitar 16.800 meter persegi aset negara kini dioptimalkan untuk deteksi dini cuaca dan operasional penyelamatan:

BMKG (8.493 m²): Membangun menara Low-Level Windshear Alert System (LLWAS) untuk deteksi angin berbahaya dan gedung observasi meteorologi.
BNPP/Basarnas (8.315 m²): Menjadi markas operasional Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Surabaya untuk aksi cepat darurat.
“Kementerian Perhubungan memastikan BMN, khususnya lahan di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III Juanda, dimanfaatkan secara optimal dan tepat guna untuk mendukung keselamatan dan keamanan penerbangan,” ujar Sekretaris Ditjen Hubdar, Achmad Setiyo, Jumat (23/1/2026).
Sinergi Anti-Lalai
Achmad menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga ini adalah langkah strategis agar tidak ada celah dalam keamanan penerbangan nasional. Senada dengan itu, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah III, Agustono, menyebut BMKG dan BNPP adalah “jantung” dari keselamatan udara.
“BMKG dan BNPP bukan sekadar mitra, melainkan bagian tak terpisahkan dalam mendukung keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan,” tegas Agustono.
Dengan adanya kepastian hukum dan fasilitas baru ini, sistem penerbangan nasional diharapkan jauh lebih andal menghadapi dinamika cuaca ekstrem dan situasi darurat di masa depan.







Tidak ada komentar