IBL Paparkan Perkembangan Basket Indonesia di Forum Asia Basketball Summit

2 menit membaca
Pegi Dwi
Olahraga - 22 Mar 2026

Indoragamnewscom-Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah menjadi salah satu pembicara dalam Asia Basketball Summit yang berlangsung di Makau, Sabtu (21/3/2026).

Forum yang mempertemukan pemangku kepentingan basket Asia ini turut dihadiri perwakilan dari B.League Jepang, Taiwan P-1, Chinese Basketball Association (CBA), National Basketball League (NBL) Australia, hingga National Basketball Association (NBA).

Dalam sesi diskusi, Junas memaparkan perkembangan signifikan ekosistem bola basket di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyoroti peningkatan kualitas kompetisi dan talenta, pertumbuhan basis penggemar, serta semakin kuatnya kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan hingga sektor komersial.

“Indonesia saat ini berada dalam fase pertumbuhan yang sangat positif. Liga tidak hanya berkembang dari sisi kompetisi, tetapi juga dari sisi industri, mulai dari sponsorship, digital engagement, dan sebagai jalur inspirasi generasi muda mendatang,” ujar Junas.

Junas menegaskan bahwa IBL memiliki visi jangka panjang untuk menjadi salah satu liga dengan kemajuan pesat di Asia. Menurutnya, konsistensi dalam pengelolaan liga, peningkatan kualitas pemain lokal, serta pembukaan peluang kolaborasi internasional menjadi kunci utama mencapai target tersebut.

“Penggemar di Indonesia, khususnya generasi muda, sangat antusias terhadap bola basket dan memiliki banyak keuntungan dibandingkan era sebelumnya untuk bisa melompat lebih jauh lagi sebagai liga yang semakin berkualitas. Dengan populasi besar, dukungan visi federasi, kolaborasi klub, dan dukungan stakeholder, masa depan bola basket di Indonesia sangat menjanjikan,” tambahnya.

IBL musim ini mencatat peningkatan jumlah penonton signifikan, terutama sejak kompetisi mulai disiarkan secara nasional melalui platform digital.

Rata-rata jumlah penonton per pertandingan meningkat 40 persen dibanding musim sebelumnya, dengan angka engagement di media sosial tumbuh lebih dari 50 persen.

Forum ini juga menghadirkan diskusi bersama perwakilan B.League, Nao Okamoto. Liga Jepang yang telah lebih dulu mapan di Asia menjadi mitra penting bagi IBL sejak dua tahun belakangan dalam mengembangkan struktur liga yang berkelanjutan dan kompetitif.

Kerja sama yang telah terjalin mencakup program pertukaran pemain dan pelatihan manajemen klub.

Selain itu, Junas menekankan pentingnya membangun ekosistem yang terintegrasi, mulai dari level grassroots hingga profesional.

Saat ini, IBL telah menjangkau 16 kota di seluruh Indonesia, dengan total 14 klub yang berkompetisi di liga utama dan 16 klub di divisi pengembangan.

Asia Basketball Summit 2026 di Makau menjadi ajang pertemuan tahunan yang mempertemukan para pemangku kepentingan basket Asia untuk berbagi wawasan dan menjajaki kerja sama lintas liga.
Partisipasi IBL dalam forum ini menjadi langkah strategis memperkuat posisi Indonesia di peta basket Asia, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara dalam mendorong kemajuan industri bola basket di kawasan.

 

Bagikan Disalin

IKLAN

INSTAGRAM

2 months ago
2 months ago
2 months ago
3 months ago
3 months ago

x
x
CLOSE ADS