Presiden Prabowo Subianto menyapa ribuan warga yang mengikuti open house Lebaran di Istana Kepresidenan Jakarta/Foto: IstimewaIndoragamnewscom-Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta sejak siang hari untuk mengikuti gelar griya atau open house dalam rangka Hari Raya Idulfitir 1447 Hijriah.

Presiden Prabowo Subianto tiba di Istana Negara sekitar pukul 15.06 WIB setelah menunaikan salat Id di Aceh Tamiang dan langsung menyapa masyarakat yang telah hadir sejak pagi.
Acara yang berlangsung dari pukul 12.00 WIB hingga sore hari ini disiapkan dengan kapasitas sekitar 5.000 pengunjung yang masuk secara bergiliran untuk menjaga kenyamanan.
Pihak Istana menyediakan berbagai hidangan khas Idulfitri seperti ketupat, opor, serta hiburan ringan bagi anak-anak yang datang bersama keluarga .

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya menjelaskan bahwa Istana telah menyiapkan fasilitas tambahan berupa tenda di area luar untuk mengantisipasi jika kapasitas dalam ruangan terpenuhi.
“Akan dibuka untuk umum dari siang hingga malam. Seperti tahun lalu, Istana terbuka untuk semua orang. Berbagai makanan dan hiburan untuk anak-anak akan disediakan,” ujar Teddy di Medan, Sumatera Utara, Jumat (20/3/2026).
Presiden Prabowo yang didampingi putranya, Didit Prabowo, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, tampak menyapa dan bersalaman dengan warga yang hadir.
Presiden juga melayani permintaan foto bersama warga dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Sebelum tiba di Jakarta, Presiden Prabowo terlebih dahulu menunaikan salat Idulfitri di Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, sekaligus meninjau penanganan pascabencana banjir di wilayah tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Idulfitri yang padat, dimulai dari malam takbiran di Medan, Sumatera Utara, hingga open house di Istana Jakarta.
Berbeda dengan tradisi tahun-tahun sebelumnya, sejumlah pejabat negara memilih tidak menggelar open house di kediaman masing-masing. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan tidak menggelar open house sebagai bentuk keteladanan dalam menjalankan arahan kesederhanaan dari pemerintah pusat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyatakan absen menggelar perayaan, dengan berseloroh bahwa keputusan tersebut adalah upaya pengiritan.
Hal serupa dilakukan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang memilih berkumpul bersama keluarga tanpa menggelar open house untuk publik.
Presiden Prabowo sebelumnya memang meminta para menteri dan kepala lembaga untuk tidak melakukan open house secara berlebihan, mengingat masih adanya bencana nasional dan krisis global yang sedang terjadi.
“Saya kira harus memberi contoh, open house atau apa, jangan terlalu mewah-mewahan. Sudah lah kita di dalam bencana dan juga di suasana ini kita kasih contoh ke rakyat,” ujar Presiden Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).






