Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru Padam setelah Dua Hari

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah - 10 Jul 2026

Indoragamnewscom, PEKANBARU-Tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang meluas sekitar satu hektare di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Proses pemadaman berlangsung selama dua hari hingga Kamis (9/7/2026).

Lahan yang terbakar merupakan areal penggunaan lain milik masyarakat dengan vegetasi pakisan, semak belukar, dan tanaman kelapa sawit di atas tanah gambut.

Pada hari pertama, tim berhasil memadamkan 0,2 hektare. Hari berikutnya, sisa area 0,8 hektare berhasil dituntaskan sehingga total lahan terdampak satu hektare dapat dipadamkan sepenuhnya.

Operasi pemadaman melibatkan personel Manggala Agni Daops Sumatra IV/Pekanbaru, BPBD, TNI, Polri, dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Tim mengerahkan satu unit mobil angkut Strada, dua unit pompa jinjing Mini Striker, satu unit mesin induk ZS Power, serta perlengkapan pendukung lainnya. Sumber air diperoleh dari kanal di sekitar lokasi.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengatakan keberhasilan pemadaman merupakan hasil sinergi seluruh unsur.

“Meski api sudah padam, kami tetap memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali melalui proses mopping up dan pemantauan di lokasi,” ujarnya.

Ferdian menjelaskan lahan gambut memerlukan penanganan lebih teliti karena api dapat menjalar di bawah permukaan. Lahan gambut memiliki karakteristik unik: api bisa membakar permukaan dan bawah permukaan secara bersamaan, sehingga proses pendinginan menjadi kunci agar titik panas benar-benar padam.

Kebakaran ini terjadi di salah satu dari lima kecamatan di Pekanbaru yang berpotensi tinggi mengalami kebakaran lahan akibat kondisi kering pada lapisan gambut. Ferdian mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat cuaca mulai memasuki musim kemarau.

“Pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan, sehingga peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tutupnya.

 

Bagikan Disalin

IKLAN

INSTAGRAM

2 months ago
2 months ago
2 months ago
3 months ago
3 months ago

x
x
CLOSE ADS