Kedondong Bukan Sekadar Rujak, Ini Kandungan dan Manfaatnya

3 menit membaca
Padilah Rahayu
News, Ragam - 19 Apr 2026

Indoragamnewscom-Buah dengan daging putih renyah dan rasa asam menyengat itu kerap hanya jadi pelengkap di atas piring rujak. Padahal, dalam setiap gigitan kedondong, tersimpan puluhan senyawa yang bekerja untuk jantung, pencernaan, hingga daya tahan tubuh.

Kedondong atau Spondias dulcis selama berabad-abad tumbuh subur di Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Meski kerap disebut “umbi mangga” karena sekilas mirip, karakteristiknya berbeda. Buah ini berbentuk lonjang dengan biji berserabut di tengah.

Saat masih muda, kulitnya hijau dan rasanya sangat asam. Saat matang, kulit berubah kekuningan dengan rasa sedikit manis.

Dalam 100 gram kedondong segar, terkandung sekitar 40 kalori, 1 gram protein, 12 gram karbohidrat, dan 0,1 gram lemak. Yang tak kalah penting: 30 miligram vitamin C, 230 IU vitamin A, 2,8 miligram zat besi, serta kalsium dan fosfor. Sari buah kedondong juga mengandung antioksidan flavonoid, polifenol, tanin, dan glikosida jantung.

Lantas, apa saja manfaat yang bisa ditarik dari profil nutrisi ini?

Menjaga fungsi jantung. Senyawa glikosida jantung dalam kedondong membantu menjaga tekanan darah tetap normal, mencegah hipertensi maupun hipotensi. Serat dan antioksidannya juga mencegah penyumbatan kolesterol jahat (LDL) di arteri. Sebuah penelitian dari Netmeds menyebut konsumsi kedondong secara teratur dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner.

Mencegah anemia. Kandungan zat besi dalam kedondong berperan dalam pembentukan sel darah merah. Vitamin C yang juga terkandung di dalamnya membantu penyerapan zat besi ke dalam aliran darah. Kombinasi ini efektif bagi mereka yang rentan terhadap anemia defisiensi besi.

Meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin C dalam kedondong adalah pilar utama sistem imun. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal kesehatan menyebut vitamin C meningkatkan produksi sel darah putih dan mempercepat pemulihan setelah sakit.

Sayangnya, kadar vitamin C ini menurun seiring tingkat kematangan buah. Makin matang kedondong, makin rendah vitamin C-nya.

Merawat kulit dan mencegah penuaan dini. Sifat antimikroba dalam kedondong dapat mengatasi kulit kering, psoriasis, dan luka ringan. Antioksidan di dalamnya juga merangsang sintesis kolagen, memperlambat munculnya kerutan dan garis halus. Kolagen adalah protein yang menjaga elastisitas kulit.

Melancarkan pencernaan. Antioksidan seperti flavonoid, terpenoid, dan tanin bekerja sama menjaga kesehatan sistem pencernaan. Serat makanan yang tinggi membuat perut kenyang lebih lama dan mengurangi kembung.

Penelitian dari Netmeds menyarankan makan kedondong sebelum makan berat—di pagi atau siang hari, untuk mengaktifkan cairan lambung dan memperlancar asimilasi makanan.

Menjaga kesehatan mata. Vitamin A dalam kedondong memiliki peran kunci dalam fungsi penglihatan. Studi menunjukkan vitamin A membantu proses penerjemahan informasi visual dari retina ke otak. Konsumsi rutin disebut dapat menurunkan risiko degenerasi makula terkait usia dan masalah penglihatan lainnya.

Mengobati batuk secara alami. Dalam praktik tradisional, ekstrak buah kedondong—baik diambil langsung atau melalui parutan dan perasan—digunakan untuk meredakan batuk. Kandungan vitamin C dan antioksidannya membantu melawan infeksi saluran pernapasan.

Satu catatan penting dari penelitian laboratorium: kedondong yang diolah dengan pemanasan selama 2,5 menit masih mempertahankan aktivitas antioksidan hingga 91,49 persen. Tapi pemanasan lebih lama akan menurunkan kadar vitamin C dan total fenol secara signifikan.

Cara terbaik mengonsumsi kedondong? Sebagai buah segar, rujak, manisan, atau jus. Asalkan tidak dimasak terlalu lama. Karena manfaat terbesarnya justru saat buah itu masih utuh—mentah, renyah, dan asam menyengat di lidah.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!