Konflik Timur Tengah Mengganggu Penerbangan Internasional dari Bali, Ribuan Penumpang Terdampak

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah, News - 02 Mar 2026

Indoragamnewscom, BALI-Sebanyak 1.631 calon penumpang mengalami pembatalan penerbangan internasional dari Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai dampak eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang menyebabkan penutupan ruang udara di sejumlah negara.

Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi, mengungkapkan bahwa pembatalan tersebut terakumulasi sejak sehari sebelumnya dan berdampak pada lima jadwal keberangkatan menuju beberapa kota di Timur Tengah.

“Untuk saat ini kami ada lima penerbangan keberangkatan yang dibatalkan, sesuai dengan data kami terima kurang lebih ada 1.631 penumpang,” ungkapnya, Minggu (1/3/2026).

Para penumpang yang terdampak merupakan calon penumpang maskapai Emirates, Qatar Airways, dan Etihad yang seluruhnya memiliki rute tujuan akhir di kawasan Timur Tengah. Adapun kelima penerbangan yang dibatalkan meliputi Etihad EY477 rute Denpasar-Abu Dhabi yang dijadwalkan lepas landas pukul 18.45 Wita, Emirates EK369 rute Denpasar-Dubai pukul 19.45 Wita, serta Qatar Airways QR963 rute Denpasar-Doha pukul 18.50 Wita. Pembatalan juga berlaku untuk Emirates EK399 rute Denpasar-Dubai pukul 00.25 Wita dan Qatar Airways QR961 rute Denpasar-Doha pukul 00.30 Wita.

Akibat pembatalan tersebut, sejumlah armada milik ketiga maskapai masih terparkir di apron bandara sembari menunggu kejelasan situasi ruang udara di kawasan Timur Tengah. Pihak bandara bersama maskapai telah menyiapkan langkah penanganan bagi para penumpang, termasuk mereka yang telah berada di area bandara sejak sehari sebelumnya.

“Kami bekerja sama dengan pihak maskapai untuk memastikan kembali para penumpang yang terdampak itu ada yang dihotelkan dan juga kami dari pihak bandara menyiapkan help desk untuk membantu maskapai memberikan pelayanan kepada penumpang agar saat penumpang mengajukan pengembalian dana, mengubah rute, dan mengubah jadwal itu merasa terlayani dengan baik,” jelas Eka Sandi.

Sementara itu, calon penumpang lainnya memilih untuk tidak datang ke bandara setelah memperoleh informasi terkini dari maskapai terkait pembatalan penerbangan.

Help desk yang disediakan manajemen bandara terus beroperasi untuk memfasilitasi kebutuhan penumpang, termasuk pengajuan refund, perubahan rute, maupun penjadwalan ulang.

Hingga saat ini belum ada kepastian kapan kelima penerbangan tersebut dapat kembali beroperasi. Penutupan ruang udara di sejumlah negara masih diberlakukan sehingga maskapai belum dapat memastikan jadwal keberangkatan berikutnya.

Koordinasi intensif terus dilakukan pihak bandara bersama AirNav dan unsur keamanan guna mengantisipasi potensi kepadatan penumpang yang membutuhkan informasi lanjutan.

Secara keseluruhan, penerbangan dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai tetap berjalan normal, kecuali rute yang melintasi wilayah udara Iran, Israel, Irak, Yordania, Qatar, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, serta sebagian wilayah Suriah yang hingga kini masih ditutup.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
2 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!