Kolaborasi Indosat Ooredoo Hutchison dengan Dinas Koperasi UKM BaliIndoragamnewscom, BALI-Dinas Koperasi UKM Bali menggaet Indosat Ooredoo Hutchison dalam membantu UMKM di Bali naik kelas mempromosikan produknya melalui digitalisasi tanpa hambatan jaringan tidak stabil. Kurang lebih 448.434 pelaku UMKM di Bali belum seluruhnya melakukan promosi melalui digitalisasi.

Hal tersebut yang mendorong kedua belah pihak melakukan kolaborasi untuk peningkatan trafik penjualan para pelaku UMKM.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bali, Tri Arya Dhyana menjelaskan kerjasama dengan salah satu provider baru bukan kali pertama. Namun, program ‘IM3 kawannusa’ yang ditawarkan Indosat membuka peluang para pelaku UMKM untuk membuka diri serta kolaborasi untuk kemajuan UMKM ataupun koperasi yang ada di Bali.
“Mereka sedang memaparkan program M3 ke WhatsApp. Kita harapkan melalui program tersebut banyak kemudahan yang didapatkan oleh pelaku-pelaku UMK kita terutama UMKM kuliner yang saat ini banyak kita hadirkan,” kata dia saat ditemui di kantornya, Rabu 17 Desember 2025.

Ia menyebut, permasalahan para pelaku UMKM adalah kebanyakan adalah pelaku mikro yang memiliki keterbatasan permodalan. Hal tersebut yang mempengaruhi pemasaran mereka dan membuat UKM-UKM tersebut harus gulung tikar.
“Mereka itu dari sisi permodalan dan dari sisi akses pemasaran kurang. Kita harapkan dengan adanya jaringan internet yang kuat, mereka berinteraksi dengan pihak-pihak yang mereka harapkan mendukung mereka. Bagaimana cara memasarkan produk mereka akan lebih optimal lagi dengan kerjasama dengan IM3,” ujarnya.
Menurutnya, digitalisasi UMKM di Bali secara presentasi belum begitu banyak. Di mana jumlah UMKM sebanyak 484.434 baru sekitar 30 persen yang terdaftar di e-katalog atau aplikasi-aplikasi digital. Namun, dirinya menjelaskan pada tahun 2025 angka tersebut mengalami kenaikan setelah pemerintah melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya dengan provider. UMKM besar di Bali menurut Kadiskop berasal dari Kuliner, Tenun dan ekraft.
“Kolaborasi kita dengan pihak lain pasti akan menambah jumlah UMKM yang naik kelas naik kelas. Di sini dalam latihan mereka sudah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi juga mereka ataupun terkait dengan digitalisasi. Apalagi UMKM kita ini banyak di level rumah tangga (mikro),” tutur Tri Arya.
Sementara itu, SVP Head of Regional Bali Nusra Indosat Ooredoo Hutchison, JulandiGeorhe Fransiskus mengatakan kerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM diharapkan menjadi pemantik para pelaku usaha di Bali naik kelas. Dengan paket internet dengan harga ramah kantong dengan jaringan luas bisa membantu usaha mereka semakin meluas juga.
Lebih dari 97 persen populasi khususkan UMKM bisa lebih berkembang dengan program yang ditawarkan oleh Indosat Ooredoo Hutchison. “Rencananya adalah kita punya paket perdana di mana nanti setiap bulan akan ada bonus 10 giga selama 3 bulan untuk mereka gunakan mengembangkan usahanya. Tanpa biaya operasional,” pungkas Julandi.






