Novita Wijayanti Minta ASDP Perketat Keamanan Kapal Merak-Bakauheni Antisipasi Pencurian Saat Mudik

3 menit membaca
Ninding Yulius Permana
Politik - 14 Mar 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mendorong PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperketat pengamanan di atas kapal penyeberangan Merak–Bakauheni selama puncak arus mudik Lebaran.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah terulangnya kasus pencurian yang marak terjadi tahun lalu akibat kepadatan penumpang.

“Saya minta pihak ASDP bekerjasama dengan pihak kepolisian memperketat pengamanan agar maraknya kasus pencurian di atas kapal memanfaatkan kepadatan penumpang saat mudik lebaran tahun lalu tidak terulang lagi pada tahun ini,” ujar Novita dikutip Sabtu (14/3/2026).

ASDP sendiri memproyeksikan pergerakan penumpang Angkutan Lebaran 2026 mencapai sekitar 5,8 juta orang atau naik 9,4 persen dibanding tahun lalu, dengan kendaraan sekitar 1,4 juta unit atau meningkat 9,3 persen.

Untuk melayani lonjakan tersebut, ASDP menyiapkan 75 kapal di lintasan Merak–Bakauheni serta mengoptimalkan dermaga tambahan seperti Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera (KBS) Cilegon sebagai antisipasi kepadatan.

Novita juga menyoroti perlunya antisipasi kemacetan saat antrean memasuki pelabuhan Merak akibat penyempitan jalan. Bahkan ketersediaan lampu penerangan jalan perlu lebih diperhatikan lagi, mengingat tak sedikit pemudik yang melakukan perjalanan di malam hari.

“Lampu penerangan jalan, area pelabuhan Merak dan sekitarnya sekali lagi saya ingatkan agar benar-benar diperhatikan. Banyak pemudik yang menggunakan jasa penyeberangan Merak – Bakauheni di malam hari sehingga penerangan jalan juga penting,” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Kekhawatiran Novita soal minimnya penerangan di jalur menuju Pelabuhan Merak sejalan dengan temuan di lapangan. Sejumlah ruas jalan yang biasa dilalui pemudik di Banten masih gelap karena minim Penerangan Jalan Umum (PJU), termasuk jalur menuju Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Ciwandan.

Gubernur Banten Andra Soni mengaku telah berkoordinasi dengan PLN untuk pemasangan PJU dan menargetkan perbaikan jalan rampung H-10 Lebaran .

Hal lain yang menjadi perhatian Legislator asal Dapil Jawa Tengah VIII ini adalah perlunya persiapan tim kesehatan, sehingga perlu ada jalur (line) khusus ambulans agar terhindar dari kemacetan jika sewaktu-waktu ada penanganan masalah medis.

Terkait layanan kesehatan, BPJS Kesehatan telah meresmikan Posko Mudik di delapan titik strategis termasuk Pelabuhan Merak yang beroperasi 24 jam dengan dukungan dokter, perawat, dan mobil ambulans untuk melayani pemudik yang membutuhkan pertolongan medis .

“Terakhir, harus dipastikan peralatan untuk pertolongan seperti pelampung sesuai jumlah penumpang. Jumlah penumpang kapal penyeberangan juga harus sesuai kapasitas/aturan yang berlaku,” tutup Novita.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah mengatur pembagian pelabuhan berdasarkan golongan kendaraan selama periode mudik guna menghindari penumpukan di satu titik. Pengaturan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur detail lintasan Merak–Bakauheni termasuk pemisahan kendaraan barang dari kendaraan pemudik.

Sementara itu, Polda Lampung dan Polda Banten telah menyatukan skema pengamanan dan menyinkronkan data pergerakan kapal secara real-time untuk mengantisipasi kemacetan ekstrem di kedua pelabuhan.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

1 week ago
3 weeks ago
4 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!