TRENDING

Pemkab Kubu Raya Matangkan Persiapan Pencanangan Pusat Kuliner Kalbar

3 menit membaca
Fazar Eka
Daerah - 22 Des 2025

Indoragamnewscom, KUBU RAYA-Pemerintah Kabupaten Kubu Raya matangkan persiapan pencanangan Pusat Kuliner Kalimantan Barat, malam puncak penggalangan dana bagi korban bencana Aceh–Sumatra, serta peresmian Tugu Mangrove dan Bundaran GAFORAYA.

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, saat rapat koordinasi pada Jumat lalu (19/12/2025) mengatakan pencanangan ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi lokal.

Kawasan Serdam dipilih sebagai Pusat Kuliner Kalbar karena telah berkembang secara alami menjadi sentra aktivitas kuliner masyarakat. Melalui penataan yang terencana, pemerintah daerah ingin memastikan pelaku UMKM mendapatkan ruang usaha yang lebih layak, tertib, dan berdaya saing.

“Tanpa kita poles pun Serdam sebenarnya sudah menjadi pusat kuliner. Tugas pemerintah adalah menata, memperindah, dan memastikan kawasan ini nyaman, tertib, dan tidak menimbulkan kemacetan,” ujar Sujiwo.

Lanjutnya, penataan kawasan Pusat Kuliner Kalbar dilakukan secara bertahap, mulai dari penataan pedestrian, pelebaran ruang publik, hingga pengaturan lokasi usaha dan parkir. Pemkab Kubu Raya juga menyiapkan sekitar 10 hingga 15 titik kuliner yang akan diisi pelaku UMKM terkurasi, dengan tampilan tenda dan gerobak yang lebih representatif.

Penataan tersebut juga diimbangi dengan penyediaan kantong parkir yang memadai guna mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas. Selain membahas pencanangan pusat kuliner, rapat koordinasi tersebut juga menyoroti persiapan peresmian Tugu Mangrove dan Bundaran GAFORAYA.

Sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM, Sujiwo mengatakan pemerintah daerah akan membantu peningkatan sarana usaha, termasuk penggantian tenda dan gerobak yang sudah tidak layak agar kawasan kuliner tampil lebih rapi dan menarik.

Langkah ini, kata Sujiwo diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat citra kawasan kuliner sebagai destinasi ekonomi kreatif.

Selain pencanangan pusat kuliner, Pemkab Kubu Raya juga mempersiapkan peresmian Tugu Mangrove dan Bundaran GAFORAYA. Keberadaan Tugu Mangrove tidak hanya menjadi ikon daerah pesisir, tetapi juga mendukung pengembangan UMKM berbasis wisata dan ekonomi lokal di sekitar kawasan.

“Tugu Mangrove ini dibangun sebagai simbol identitas Kabupaten Kubu Raya sebagai daerah pesisir dan kepulauan, sekaligus pesan moral pentingnya menjaga ekosistem mangrove sebagai pelindung lingkungan dan penahan abrasi,” jelas Sujiwo.

Dana kemanusiaan yang berhasil dihimpun telah mencapai Rp192.800.000. Donasi tersebut berasal dari partisipasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan masih berpotensi bertambah hingga malam puncak kegiatan.

Sujiwo menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan akan digelar dengan pengaturan lalu lintas dan penyediaan kantong parkir yang memadai agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan dengan tertib dan aman.

Dengan pencanangan Pusat Kuliner Kalimantan Barat dan peresmian Tugu Mangrove ini, Pemkab Kubu Raya berharap dapat membuka peluang usaha yang lebih luas bagi UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, Sujiwo juga menyampaikan bahwa dana kemanusiaan yang berhasil dihimpun telah mencapai Rp192.800.000. Donasi tersebut berasal dari partisipasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan masih berpotensi bertambah hingga malam puncak kegiatan.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Trending Harian

INSTAGRAM

3 days ago
3 weeks ago
3 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!