Aparat gabungan dan ASN Pemerintah Kota Palangka Raya saat melakukan kerja bakti di kawasan Pasar Mini Datah Manuah/Foto: Media Center Palangka RayaIndoragamnewscom, PALANGKA RAYA-Pemerintah Kota Palangka Raya memfokuskan penataan kawasan Pasar Mini Datah Manuah guna mendukung kenyamanan aktivitas ekonomi menjelang bulan suci.

Langkah ini diawali dengan pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, hingga unsur perbankan.
Selain bertujuan mengurangi volume sampah di area publik, aksi ini merupakan persiapan teknis karena lokasi tersebut telah dicanangkan sebagai pusat pembukaan Pasar Ramadan 1447 H. Penataan ini diharapkan mampu mengubah citra pasar menjadi lebih tertata dan higienis bagi para pengunjung.
Kegiatan pembersihan ini merupakan implementasi nyata dari arahan strategis pemerintah pusat mengenai sinergi penanganan sampah nasional. Fokus utama petugas adalah menyisir titik-titik tumpukan sampah yang selama ini mengganggu estetika dan kesehatan di kawasan pasar.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Berlianto menjelaskan bahwa keterlibatan berbagai pihak sangat diperlukan untuk memberikan dampak yang signifikan secara instan.
“Untuk itu, saat ini juga kita lakukan pembersihan dengan melibatkan unsur Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, TNI, Polri, perbankan, serta seluruh ASN Pemerintah Kota Palangka Raya,” ujar Berlianto.
Selain aksi fisik di lapangan, pemerintah kota menekankan pentingnya perubahan perilaku dari para pelaku usaha. Para pedagang diinstruksikan untuk tidak hanya bergantung pada petugas kebersihan, tetapi juga memiliki inisiatif dalam mengelola limbah dagangannya secara mandiri.
Berlianto berharap para pedagang dapat menyediakan sarana tempat sampah yang memadai di area usaha masing-masing guna menjaga keberlanjutan kebersihan lingkungan setelah aksi besar ini selesai.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat, demi mewujudkan Kota Palangka Raya yang tertata dan bersih dari sampah,” tambahnya.
Tahun ini, Pemerintah Kota Palangka Raya tidak hanya fokus pada aspek kebersihan, tetapi juga berencana melakukan peningkatan kualitas infrastruktur. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pasar ini akan direnovasi agar tampil lebih modern dan efisien.
Volume sampah yang berhasil diangkut dalam aksi kali ini tercatat cukup tinggi, yang menjadi indikasi kuat perlunya sistem pengelolaan sampah yang lebih ketat di area pasar. Perbaikan infrastruktur yang akan dilakukan diharapkan dapat mempermudah tata kelola limbah dan meningkatkan daya tarik pasar bagi masyarakat luas.






