Penang Lewat! Irma Suryani Bongkar Rahasia Biar Pasien Gak “Kabur” Berobat ke Luar Negeri

2 menit membaca
Nandang Permana
News, Politik - 29 Jan 2026

Indoragamnewscom, MEDAN–Fenomena warga Indonesia yang lebih memilih terbang ke Penang, Malaysia, untuk berobat ketimbang di negeri sendiri masih menjadi “PR” besar.

Hal ini disoroti tajam oleh Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Irma Suryani, saat menyambangi Murni Teguh Memorial Hospital di Medan, Selasa (27/1/2026).

Menurut Irma, rumah sakit di Penang unggul bukan hanya soal medis, tapi kombinasi pelayanan efisien, biaya transparan, hingga teknologi modern yang membuat pasien merasa lebih dihargai.

Kalah Cepat, Kalah Murah?

Politisi Fraksi NasDem ini tak segan membandingkan realita di lapangan. Proses pendaftaran dan konsultasi di negara tetangga jauh lebih sat-set dan terstruktur dibandingkan antrean panjang yang sering ditemui di rumah sakit domestik.

Bahkan, Irma menyebut biaya tindakan medis serius di Penang sering kali jauh lebih ramah di kantong ketimbang RS swasta premium di Indonesia.

“Penang ini mudah dijangkau dari Indonesia, terutama dari Sumatera. Meski rumah sakit di Indonesia terus meningkatkan kualitas, tantangan seperti birokrasi dan beban pelayanan yang tinggi masih menjadi kendala,” ungkap Irma.

Bukan Cuma Alat Medis, Tapi “Hospitality”

Irma, yang juga bertugas di Komisi IX (Bidang Kesehatan), menekankan bahwa kualitas dokter Indonesia sebenarnya tidak kalah saing. Masalah utamanya ada pada ekosistem layanan.

Ia mendorong agar RS Murni Teguh Medan dan RS lainnya di Indonesia mengedepankan sisi keramahan (hospitality) agar pasien merasa nyaman dan tidak stres.

“Saya mendorong RS Murni Teguh Medan ini mampu berkembang dengan pelayanan yang ramah, peralatan medis modern, dan dokter spesialis berpengalaman internasional. Ini untuk meningkatkan daya saing terhadap dominasi layanan kesehatan negara tetangga,” tegasnya.

Jeritan RS: Pajak Alat Medis Terlalu Mahal?

Merespons tantangan tersebut, Wakil Direktur Pelayanan Medis Murni Teguh Memorial Hospital, Bangbang Buhari, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi SDM dan pelatihan kompetensi tiap tahun.

Namun, ia menitipkan pesan penting bagi pemerintah jika ingin Wisata Medis di Indonesia maju.

“Kami butuh dukungan pemerintah dan mohon kebijakan tidak dikenakan pajak barang mewah untuk peralatan kesehatan dan medis,” pungkas Bangbang.

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
2 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!