Persija Waspadai PSBS, Mauricio Minta Tim Jaga Konsistensi

4 menit membaca
Dede Idrus
Olahraga - 18 Apr 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Persija Jakarta membidik kemenangan ketiga beruntun saat bertandang ke markas PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (18/4) malam.

Namun Macan Kemayoran datang tanpa tiga pemain andalan sekaligus menghadapi lawan yang diprediksi tampil dengan motivasi berlipat ganda.

Laga pekan ke-28 Super League 2025/2026 ini akan berlangsung pukul 19.00 WIB tanpa penonton. Persija datang dengan modal kemenangan meyakinkan 3-0 atas Persebara pada pekan sebelumnya.

Tim ibu kota saat ini duduk di peringkat ketiga klasemen dengan 55 poin, berjarak lima poin dari Borneo FC (60) di posisi kedua dan sembilan poin dari Persib Bandung (64) di puncak.

Pelatih Mauricio Souza mengonfirmasi tiga pemainnya yang dipastikan absen adalah Shayne Pattynama, Witan Sulaeman, dan Mauro Zijlstra. Ketiganya berstatus pemain timnas Indonesia.

“Ada tiga pemain yang tidak bisa hadir di pertandingan nanti. Mereka di Jakarta dan tidak bisa berangkat bersama tim,” ujar Mauricio dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (17/4/2026).

Shayne Pattynama masih dalam masa pemulihan pasca-sakit yang sudah dialaminya sejak pekan lalu. Mauro Zijlstra mengalami cedera paha usai pulang dari agenda bersama timnas Indonesia . Sementara kondisi Witan Sulaeman hingga kini masih belum jelas penyebab absennya.

“Para pemain yang ada di sini sangat termotivasi. Mereka tahu persis betapa pentingnya pertandingan ini, dan harapan saya adalah kami bisa menampilkan permainan yang luar biasa besok,” tutur Mauricio.

Meski tiga pilar absen, Mauricio tetap menekankan pentingnya konsistensi performa. Ia ingin timnya mempertahankan standar permainan seperti saat menghajar Persebaya.

“Saya rasa masalah besar tim kami selama ini adalah tidak berhasil mencetak gol dari banyaknya peluang yang diciptakan. Hal ini akhirnya menimbulkan ketidakkonsistenan,” ujar Mauricio dikutip dari laman resmi klub.

“Apa yang saya harapkan justru adalah bahwa kami terus mengulangi performa yang kami tunjukkan hari ini untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. Tim yang bermain seperti melawan Persebaya menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk meraih hal-hal besar,” katanya lagi.

PSBS di Tengah Badai, Tapi Tetap Berbahaya

Di sisi lain, PSBS Biak sedang dalam kondisi paling terpuruk musim ini. Badai Pasifik saat ini terbenam di dasar klasemen dengan koleksi 18 poin dari 27 pertandingan. Mereka baru mengemas empat kemenangan, enam kali imbang, dan 17 kekalahan sepanjang musim.

Catatan 10 pertandingan terakhir PSBS sungguh memilukan, tidak pernah meraih kemenangan. Pada dua laga terakhir, mereka dihajar telak 1-6 oleh Bali United dan 1-5 oleh Borneo FC.

Bahkan krisis finansial ikut menghantui. Para pemain dan ofisial PSBS mengirim surat terbuka ke klub, ILeague, dan PSSI pada Rabu (15/4) terkait gaji yang tertunggak dan fasilitas yang minim .

Namun, kondisi tersebut justru membuat Mauricio Souza semakin waspada. Ia tahu betul bahwa tim yang terdesak sering kali muncul dengan motivasi berlipat.

“Kami tahu bahwa perjalanan Biak di kompetisi ini sedang tidak baik. Posisi mereka di klasemen adalah posisi yang tidak nyaman bagi mereka. Namun, saya mengenal tim Biak dengan sangat baik, saya mengenal beberapa pemain mereka, dan saya tahu ada banyak kualitas di dalam tim tersebut,” ujar Mauricio.

“Meskipun hasil (pertandingan) akhir-akhir ini tidak bagus bagi mereka, mereka adalah tim yang memiliki banyak pemain hebat,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa bermain melawan Persija selalu menjadi motivasi tambahan bagi lawan.
“Setiap tim yang bermain melawan kami datang dengan niat untuk memberikan yang terbaik dan membuktikan diri di dalam pertandingan. Itulah mengapa dari setiap lawan yang kami hadapi, kami selalu melihat kemauan bermain dan hasrat untuk menang yang sangat besar.”

Pelatih PSBS Marian Mihail pun menyadari betul kualitas lawan yang akan dihadapi. “Persija Jakarta adalah salah satu tim terbaik di liga,” puji Mihail.

Menariknya, Mihail mengisyaratkan akan melakukan rotasi besar-besaran saat menjamu Macan Kemayoran. Bukan karena menyerah, melainkan demi menjaga kebugaran pemain di tengah jadwal padat. Fokus utamanya adalah laga pekan depan melawan Persijap Jepara yang dinilai sebagai “partai final” untuk keluar dari zona degradasi.

“Secara matematis kami masih punya peluang, kami harus berjuang sampai akhir. Tapi setelah pertandingan ini, ya sebelum laga ini saya lebih optimistis. Saya tahu ini adalah kesempatan untuk mengembalikan kepercayaan diri tim,” ujar Mihail beberapa waktu lalu.

Meski PSBS disebut-sebut akan merotasi pemain, Mauricio tak ingin timnya lengah. “Kami harus fokus total. Kami harus selalu melakukan yang terbaik untuk mendapatkan hasil terbaik,” tegasnya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!