Kereta Api Jarak Jauh/Foto: Humas Pemprov JatimIndoragamnewscom, SURABAYA-PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya mengalokasikan 136.045 tiket kereta api Lebaran 2026 khusus untuk keberangkatan dari Stasiun Malang.

Masa angkutan Lebaran ini ditetapkan berlangsung selama 22 hari, terhitung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Hingga Sabtu, 21 Februari 2026, data menunjukkan minat masyarakat cukup tinggi untuk mengamankan kursi perjalanan menuju berbagai kota di Pulau Jawa.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa akses pemesanan sudah dibuka secara luas bagi publik. Seluruh perjalanan, baik kereta api reguler maupun tambahan, telah masuk dalam sistem penjualan daring.
Langkah ini dilakukan agar calon penumpang memiliki waktu cukup untuk menyusun rencana perjalanan mereka tanpa harus terburu-buru mendekati hari keberangkatan.

“Saat ini, tiket KA reguler maupun tambahan sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya. Kami mengimbau masyarakat segera merencanakan perjalanan agar dapat memilih jadwal dan relasi sesuai kebutuhan,” ujar Mahendro, Sabtu (21/2/2026).
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 34.965 tiket atau sekitar 25 persen dari total kuota yang disediakan telah laku terjual. Tren pemesanan terus merangkak naik sejak loket digital dibuka pada 25 Januari 2026.
Konsentrasi keberangkatan terbesar masih terpusat di Stasiun Malang dengan angka mencapai 28.447 tiket. Sisanya terbagi di beberapa titik penyangga seperti Stasiun Kepanjen sebanyak 2.729 tiket dan Stasiun Malang Kota Lama 2.391 tiket.
Stasiun kecil lainnya di wilayah Malang Raya, yakni Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung, secara akumulatif mencatat pemesanan sebanyak 1.398 tiket. Jakarta tetap menjadi destinasi primadona bagi pemudik asal Malang, disusul rute menuju Banyuwangi, Bandung, dan Purwokerto.
Ketersediaan kursi pada rute-rute favorit ini diperkirakan akan menipis seiring mendekatnya periode puncak arus mudik.
Pihak operator saat ini memfokuskan pengawasan pada pola distribusi tiket guna mengantisipasi lonjakan permintaan mendadak.
Optimalisasi layanan menjadi prioritas untuk memastikan kapasitas angkut yang tersedia berbanding lurus dengan kenyamanan penumpang di lapangan. Perencanaan yang matang dari sisi konsumen dianggap menjadi kunci kelancaran mobilitas selama masa libur panjang tersebut.
“KAI Daop 8 Surabaya akan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan pemesanan tiket guna memastikan kebutuhan transportasi masyarakat dapat terpenuhi dengan optimal. KAI juga mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan lebih awal untuk mendapatkan jadwal serta kelas layanan sesuai kebutuhan,” tutup Mahendro.







Tidak ada komentar