V BTS/Foto: WikipediaIndoragamnewscom-Anggota grup musik V BTS akhirnya angkat bicara setelah percakapan pribadinya melalui aplikasi KakaoTalk dijadikan alat bukti dalam persidangan antara HYBE dan mantan CEO ADOR, Min Hee Jin.

Keterlibatan nama bintang global ini mencuat menyusul laporan media Korea Selatan pada Jumat (20/2/2026) mengenai dokumen putusan pengadilan tingkat pertama terkait gugatan perjanjian pemegang saham.
Dalam dokumen tersebut, pengadilan Seoul Central District Court sebelumnya telah memenangkan Min Hee Jin atas hak opsi jual saham senilai 25,5 miliar won.
Keterlibatan V bermula ketika percakapannya dengan Min Hee Jin terungkap di persidangan untuk memperkuat argumen terkait dugaan plagiarisme grup ILLIT terhadap NewJeans.

Dalam laporan tersebut, V disebut mengirimkan pesan yang menyatakan rasa setuju atas kemiripan visual yang diperdebatkan.
Persidangan ini sendiri merupakan buntut panjang dari konflik manajerial di internal HYBE yang telah berlangsung sejak tahun lalu.
Menanggapi tersebarnya isi pesan tersebut ke ruang publik, pemilik nama asli Kim Taehyung ini segera memberikan klarifikasi melalui unggahan di media sosial Instagram.
Ia menegaskan bahwa komunikasi yang dilakukan merupakan bentuk empati kepada kenalannya dan tidak bermaksud masuk ke dalam pusaran konflik korporasi.
V menyatakan keberatan karena percakapan yang bersifat rahasia tersebut digunakan dalam proses hukum tanpa adanya persetujuan dari pihak dirinya.
“Ini adalah bagian dari percakapan pribadi sehari-hari yang saya sampaikan atas dasar empati karena dia adalah kenalan saya. Saya sama sekali tidak memiliki niat untuk memihak salah satu pihak. Namun, saya merasa sangat terkejut bahwa percakapan ini diserahkan sebagai bukti tanpa persetujuan saya.”







Tidak ada komentar